Hubungi Kami
Palestina Terkini

Palestina Kian Memburuk karena Pendudukan, Pejabat PBB Desak Dewan Keamanan Segera Bertindak

30 Apr 2026 0 Suka
Palestina Kian Memburuk karena Pendudukan, Pejabat PBB Desak Dewan Keamanan Segera Bertindak
Wakil Ketua Komite PBB untuk Pelaksanaan Hak-Hak Rakyat Palestina, Umar Hadi, memperingatkan bahwa situasi di wilayah Palestina yang diduduki terus mengalami kemerosotan cepat dan mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk segera mengambil langkah konkret terhadap kebijakan Israel. Peringatan tersebut disampaikan Umar Hadi dalam debat terbuka Dewan Keamanan PBB mengenai situasi di Timur Tengah yang berlangsung pada Selasa, 28 April 2026, di markas besar PBB, New York. Dalam pidatonya yang dipublikasikan melalui dokumen resmi PBB, Umar Hadi menyatakan kondisi kemanusiaan dan keamanan di wilayah Palestina semakin memburuk, terutama di Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki. “Situasi di wilayah Palestina yang diduduki terus memburuk dengan cepat. Dewan Keamanan tidak boleh terus membiarkan kondisi ini berlangsung tanpa tindakan nyata,” ujar Umar Hadi dalam debatnya. Ia juga menegaskan bahwa kebijakan yang dijalankan Israel memerlukan respons internasional yang segera dan terukur. Umar Hadi menyampaikan bahwa eskalasi kekerasan terus berdampak pada warga sipil Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak. Ia menyoroti meningkatnya korban jiwa, kerusakan infrastruktur sipil, serta terbatasnya akses bantuan kemanusiaan di berbagai wilayah terdampak konflik. Data Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) yang diperbarui hingga akhir April 2026 menunjukkan lebih dari 34.000 warga Palestina di Gaza masih berada dalam kondisi pengungsian berkepanjangan akibat kerusakan permukiman dan fasilitas publik. Laporan OCHA juga mencatat pembatasan distribusi bantuan kemanusiaan masih berlangsung di sejumlah titik. Sementara itu, laporan Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) yang dirilis pekan terakhir April mencatat peningkatan operasi militer dan penangkapan di Tepi Barat yang memengaruhi kehidupan warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan. OHCHR meminta seluruh pihak mematuhi hukum humaniter internasional. Dalam forum yang sama, sejumlah negara anggota Dewan Keamanan juga menyerukan penghentian kekerasan serta peningkatan akses bantuan kemanusiaan. Umar Hadi menutup pernyataannya dengan menegaskan pentingnya implementasi resolusi-resolusi PBB yang telah ada. “Rakyat Palestina tidak membutuhkan janji baru. Mereka membutuhkan perlindungan nyata dan tindakan yang segera,” katanya. Debat terbuka Dewan Keamanan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap perkembangan situasi kemanusiaan di Palestina sepanjang April 2026. (nun/avi)

Berita Terkait

Palestina Gugat FIFA Setelah Klub Israel di Permukiman Tepi Barat Tak Disanksi
Palestina Terkini

Palestina Gugat FIFA Setelah Klub Israel di Permukiman Tepi Barat Tak Disanksi

Federasi Sepak Bola Palestina (PFA) secara resmi mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga...

29 Apr 2026
0
Baca Selengkapnya
Mau Kuasai Palestina, Israel Jalankan Rencana Pemindahan 6.000 Warga India hingga 2030
Palestina Terkini

Mau Kuasai Palestina, Israel Jalankan Rencana Pemindahan 6.000 Warga India hingga 2030

Sebanyak sekitar 240 warga India dari negara bagian Manipur dan Mizoram dilaporkan tiba di Israel pa...

28 Apr 2026
0
Baca Selengkapnya
Anak Belia Palestina Yousef Sameh Ashtayyeh Tewas Ditembak Pasukan Israel di Nablus
Palestina Terkini

Anak Belia Palestina Yousef Sameh Ashtayyeh Tewas Ditembak Pasukan Israel di Nablus

Seorang anak Palestina bernama Yousef Sameh Ashtayyeh, warga Kota Tell di barat daya Nablus, dilapor...

27 Apr 2026
0
Baca Selengkapnya