Hubungi Kami
Palestina Terkini

Kesaksian Pengacara Ungkap Perlakuan Keji Tentara Pendudukan terhadap Tawanan Perempuan Palestina

28 Jan 2026 0 Suka
Kesaksian Pengacara Ungkap Perlakuan Keji Tentara Pendudukan terhadap Tawanan Perempuan Palestina
Pengacara Hassan Abbadi menyampaikan keterangan mengenai perlakuan yang dialami seorang tawanan perempuan Palestina bernama Hiam Ghazal, janda dari tokoh Palestina Yahya Ayyash. Menurut Abbadi, Ghazal mengalami intimidasi oleh unit khusus “Yamaz” dengan penggunaan granat suara dan senjata, serta ditampar sebanyak 120 kali oleh 120 tentara yang berbeda. Dalam kesaksian yang disampaikan kepada tim pembela, setiap tentara yang melakukan pemukulan dilaporkan mengambil foto bersama Ghazal saat ia berada dalam kondisi terikat hingga akhirnya kehilangan kesadaran. Keterangan tersebut menjadi bagian dari laporan lebih luas yang disampaikan Abbadi mengenai kondisi sekitar 50 tawanan perempuan Palestina yang ditahan di sejumlah penjara Israel, dengan fokus pada Penjara Damon. Abbadi menyatakan bahwa para tawanan perempuan menghadapi situasi yang digambarkan sebagai salah satu fase paling berat dalam sejarah gerakan tawanan Palestina. Menurut Abbadi, seperti dilansir Middle East Monitor (Memo), para tawanan perempuan berada dalam kondisi isolasi hampir menyeluruh. Mereka tidak diizinkan menerima kunjungan keluarga dan dilarang mengakses radio maupun televisi. Penjara Damon, yang terletak di wilayah pegunungan, juga disebut memiliki kondisi lingkungan yang ekstrem, menambah tekanan fisik dan psikologis bagi para tahanan. Abbadi melaporkan bahwa otoritas penjara memasang kamera pengawas yang beroperasi sepanjang waktu di dalam sel, termasuk di ruang perawatan medis. Kebijakan tersebut dilaporkan berdampak pada kondisi psikologis tawanan karena hilangnya privasi. Selain itu, razia rutin dilakukan dengan alasan yang disebut sepele, seperti penyitaan peralatan makan plastik yang digunakan untuk keperluan sehari-hari. Laporan tersebut juga mencakup praktik penggeledahan telanjang yang dilakukan secara paksa oleh sipir perempuan, dengan ancaman kamera atau kehadiran sipir laki-laki. Dalam satu kasus, seorang tawanan muda dilaporkan menjalani penggeledahan tersebut sebanyak 14 kali. Juru bicara Klub Tawanan Palestina, Muzaffar Dhauqan, menyatakan bahwa sejak Oktober 2023, kondisi penahanan telah menyebabkan sekitar 100 tawanan meninggal dunia, dengan 87 identitas telah dikonfirmasi. Saat ini, Klub Tawanan Palestina bersama Kementerian Kehakiman dan Liga Arab tengah mengumpulkan dokumentasi untuk diajukan ke Mahkamah Pidana Internasional dan Mahkamah Internasional. (nun/avi)

Berita Terkait

Langkah Keji, Komite Knesset Setujui RUU Hukuman Mati bagi Warga Palestina
Palestina Terkini

Langkah Keji, Komite Knesset Setujui RUU Hukuman Mati bagi Warga Palestina

Penjajah Israel sering kali mengadili warga Palestina tanpa proses peradilan yang diakui secara sah ...

26 Mar 2026
0
Baca Selengkapnya
Pelapor Khusus PBB Kembali Kritik Dunia atas Pembiaran Pelanggaran HAM di Palestina
Palestina Terkini

Pelapor Khusus PBB Kembali Kritik Dunia atas Pembiaran Pelanggaran HAM di Palestina

Francesca Albanese, pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk situasi hak asasi manusia di wil...

25 Mar 2026
0
Baca Selengkapnya
Serangan Israel Berlanjut di Gaza Meski Ada Gencatan Senjata
Palestina Terkini

Serangan Israel Berlanjut di Gaza Meski Ada Gencatan Senjata

Serangan tentara pendudukan Israel kembali menewaskan warga Palestina di Jalur Gaza, menandai berlan...

24 Mar 2026
0
Baca Selengkapnya