Hubungi Kami
Palestina Terkini

Kondisi Tenda Penampungan Sementara Gaza Kian Rapuh Akibat Badai

12 Jan 2026 0 Suka
Kondisi Tenda Penampungan Sementara Gaza Kian Rapuh Akibat Badai
Kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza kembali menghadapi tekanan serius seiring cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Badai musim dingin dengan hujan deras dan angin kencang terjadi di tengah keterbatasan hunian layak, setelah sebagian besar kawasan permukiman hancur dan tidak lagi aman akibat lebih dari dua tahun serangan militer. Dalam situasi ini, kerentanan pengungsi yang bergantung pada tenda-tenda darurat menjadi perhatian utama otoritas setempat. Juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Basal, memperingatkan bahwa setiap badai kini berpotensi berubah menjadi bencana kemanusiaan serius. Ia menekankan ribuan tenda masih berada dalam kondisi rapuh dan mudah runtuh, sementara banyak keluarga terpaksa mendirikan tenda di tepi pantai karena kawasan hunian telah rusak parah dan tidak aman untuk ditempati. Basal menjelaskan angin kencang yang disertai hujan deras menghancurkan banyak tempat penampungan sementara, terutama di sepanjang wilayah pesisir. Kecepatan angin dilaporkan mencapai hingga 60 kilometer per jam, menyebabkan tenda-tenda robek dan terangkat dari tempatnya. “Setiap badai berpotensi menimbulkan bencana kemanusiaan yang serius,” ujarnya, seraya menyoroti rapuhnya struktur penampungan yang ada. Dikutip dari TRT World, Sabtu, 10 Januari 2026, Basal menyatakan krisis ini berkaitan dengan pembatasan masuknya bantuan kemanusiaan dan material rekonstruksi. Akibatnya, warga terpaksa bertahan di tenda rusak dan bangunan yang tidak layak huni karena proses pembangunan kembali terhambat. Badai terbaru mulai melanda sejak Jumat dan diperkirakan berlanjut dengan cuaca tidak stabil. Pada akhir Desember lalu, badai serupa menyebabkan ratusan tenda di pesisir Khan Younis terendam air laut. Basal juga menyoroti ribuan rumah rusak sebagian yang terancam roboh akibat struktur melemah, terutama saat hujan deras dan angin kencang. Otoritas setempat mencatat lebih dari 71.000 warga Palestina tewas sejak Oktober 2023, dengan lebih dari 171.000 lainnya terluka. Meski gencatan senjata diberlakukan sejak Oktober lalu, serangan masih terjadi dan menambah jumlah korban. (nun/avi)

Berita Terkait

Langkah Keji, Komite Knesset Setujui RUU Hukuman Mati bagi Warga Palestina
Palestina Terkini

Langkah Keji, Komite Knesset Setujui RUU Hukuman Mati bagi Warga Palestina

Penjajah Israel sering kali mengadili warga Palestina tanpa proses peradilan yang diakui secara sah ...

26 Mar 2026
0
Baca Selengkapnya
Pelapor Khusus PBB Kembali Kritik Dunia atas Pembiaran Pelanggaran HAM di Palestina
Palestina Terkini

Pelapor Khusus PBB Kembali Kritik Dunia atas Pembiaran Pelanggaran HAM di Palestina

Francesca Albanese, pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk situasi hak asasi manusia di wil...

25 Mar 2026
0
Baca Selengkapnya
Serangan Israel Berlanjut di Gaza Meski Ada Gencatan Senjata
Palestina Terkini

Serangan Israel Berlanjut di Gaza Meski Ada Gencatan Senjata

Serangan tentara pendudukan Israel kembali menewaskan warga Palestina di Jalur Gaza, menandai berlan...

24 Mar 2026
0
Baca Selengkapnya