Hubungi Kami
Palestina Terkini

Saat Cuaca Menjadi Ancaman, Balita Gaza Tewas di Tengah Krisis Perlindungan

07 Jan 2026 0 Suka
Saat Cuaca Menjadi Ancaman, Balita Gaza Tewas di Tengah Krisis Perlindungan
Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza terus menunjukkan dampak paling rentan pada kelompok bayi dan anak-anak, seiring memburuknya kondisi cuaca dan keterbatasan sarana perlindungan pascaperang. Situasi ini memperlihatkan keterkaitan langsung antara kehancuran infrastruktur, minimnya hunian layak, dan meningkatnya risiko kematian pada usia dini. Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa seorang bayi berusia dua bulan bernama Arkan Firas Musleh meninggal dunia akibat paparan cuaca yang sangat dingin. Informasi tersebut disampaikan pada penghujung 2025 dan dikutip dari Anadolu. Dengan wafatnya Arkan, jumlah balita yang meninggal akibat cuaca dingin sejak awal Desember meningkat menjadi tiga orang, menandai eskalasi risiko kematian non-medis di tengah krisis kemanusiaan yang berlangsung. Di sisi lain, Badan Pertahanan Sipil Gaza mencatat sedikitnya 25 korban jiwa akibat cuaca ekstrem, termasuk enam anak-anak. Hujan deras yang disertai angin kencang serta runtuhnya bangunan yang sebelumnya telah rusak memperburuk kondisi keselamatan warga, khususnya para pengungsi yang bertahan di bangunan tidak layak huni. Juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Basal, menjelaskan bahwa 18 bangunan runtuh sepenuhnya, sementara lebih dari 110 bangunan lainnya mengalami kerusakan sebagian akibat sistem tekanan udara rendah. Bangunan-bangunan tersebut kini menjadi ancaman serius bagi ribuan warga yang terpaksa berlindung di dalamnya. Basal juga menyebut sekitar 90 persen tenda pengungsi tercabut atau terendam banjir. Kondisi ini menyebabkan ribuan keluarga kehilangan tempat berteduh serta kekurangan pakaian yang memadai untuk menghadapi suhu dingin. Sejak Oktober 2023, lebih dari 71.200 warga Palestina dilaporkan meninggal dunia dan lebih dari 171.200 lainnya terluka akibat serangan militer Israel. Meski gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober, penutupan perlintasan dan pembatasan masuknya material hunian sementara masih memperparah penderitaan hampir 2,4 juta penduduk Gaza. (nun/avi)

Berita Terkait

AVI Gulirkan Program MBG Ajak Masyarakat Hadirkan Makanan Bergizi untuk Anak-Anak Gaza
Palestina Terkini

AVI Gulirkan Program MBG Ajak Masyarakat Hadirkan Makanan Bergizi untuk Anak-Anak Gaza

Program Makanan Bergizi Gaza (MBG) yang diinisiasi Al Quds Volunteers Indonesia (AVI) kembali mengaj...

23 Jun 2026
0
Baca Selengkapnya
Krisis Pangan Palestina, Paus Leo XIV Serukan Kerja Sama Global untuk Perangi Kelaparan Dunia
Palestina Terkini

Krisis Pangan Palestina, Paus Leo XIV Serukan Kerja Sama Global untuk Perangi Kelaparan Dunia

Paus Leo XIV menyerukan kepada negara-negara di dunia untuk memastikan akses terhadap pangan, air be...

22 Jun 2026
0
Baca Selengkapnya
Badan PBB Peringatkan Memburuknya Kondisi Perempuan dan Anak Perempuan Palestina
Palestina Terkini

Badan PBB Peringatkan Memburuknya Kondisi Perempuan dan Anak Perempuan Palestina

Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Population Fund (UNFPA) memperingat...

21 Jun 2026
0
Baca Selengkapnya