Hubungi Kami
Palestina Terkini

Ribuan Pasien Gaza Menanti Evakuasi Medis di Tengah Serangan Berulang

03 Feb 2026 0 Suka
Ribuan Pasien Gaza Menanti Evakuasi Medis di Tengah Serangan Berulang
Direktur Rumah Sakit al-Shifa di utara Kota Gaza, Mohammed Abu Salmiya, menyatakan bahwa terdapat sekitar 20.000 pasien di wilayah Palestina, termasuk 4.500 anak-anak, yang sangat membutuhkan evakuasi medis segera. Pernyataan ini disampaikan di tengah keterbatasan layanan kesehatan akibat kerusakan sistem medis dan pembatasan ketat terhadap pergerakan pasien keluar dari Jalur Gaza. Di lapangan, situasi keamanan tetap tidak stabil. Mengutip laporan WAFA, angkatan laut Israel kembali menembaki tenda-tenda pengungsi di kawasan al-Mawasi, pantai Gaza. Seorang anak laki-laki berusia tiga tahun, Iyad Ahmed Naeem al-Raba’i, dilaporkan meninggal dunia akibat serangan tersebut. Al-Mawasi, yang terletak di sepanjang pantai dekat Khan Younis, menampung puluhan ribu pengungsi dan sebelumnya disebut Israel sebagai zona aman kemanusiaan. Sumber di Rumah Sakit al-Shifa juga melaporkan satu korban jiwa dan beberapa korban luka akibat serangan Israel di wilayah timur Jabalia, Gaza utara. Data Kementerian Kesehatan Palestina mencatat lebih dari 500 warga Palestina tewas dan sekitar 1.400 lainnya terluka sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025. Serangan-serangan ini terjadi di wilayah yang berulang kali dinyatakan sebagai area aman. Sementara itu, penyeberangan Rafah mulai dibuka kembali secara terbatas. Menurut laporan Al Jazeera, hanya lima pasien per hari yang diizinkan keluar menuju Mesir, meskipun sebelumnya disepakati kuota 50 pasien harian. Abu Salmiya menyebut sedikitnya 450 pasien berada dalam kondisi kritis dan memerlukan perawatan segera di luar Gaza. Otoritas kesehatan menyatakan sedikitnya 1.268 orang meninggal saat menunggu transfer medis sejak Rafah ditutup pada 2024. Abu Salmiya menjelaskan bahwa kehancuran fasilitas kesehatan, kekurangan pasokan, serta penolakan masuknya tenaga medis dan ambulans telah membatasi kemampuan rumah sakit untuk merawat pasien. Di sisi Mesir, Kementerian Kesehatan Mesir melaporkan kesiapan 150 rumah sakit dan 300 ambulans untuk menerima pasien Palestina. Namun, hingga kini, ratusan ambulans masih menunggu, sementara banyak pasien Gaza tetap berada dalam antrean evakuasi yang belum pasti. (nun/avi)

Berita Terkait

AVI Gulirkan Program MBG Ajak Masyarakat Hadirkan Makanan Bergizi untuk Anak-Anak Gaza
Palestina Terkini

AVI Gulirkan Program MBG Ajak Masyarakat Hadirkan Makanan Bergizi untuk Anak-Anak Gaza

Program Makanan Bergizi Gaza (MBG) yang diinisiasi Al Quds Volunteers Indonesia (AVI) kembali mengaj...

23 Jun 2026
0
Baca Selengkapnya
Krisis Pangan Palestina, Paus Leo XIV Serukan Kerja Sama Global untuk Perangi Kelaparan Dunia
Palestina Terkini

Krisis Pangan Palestina, Paus Leo XIV Serukan Kerja Sama Global untuk Perangi Kelaparan Dunia

Paus Leo XIV menyerukan kepada negara-negara di dunia untuk memastikan akses terhadap pangan, air be...

22 Jun 2026
0
Baca Selengkapnya
Badan PBB Peringatkan Memburuknya Kondisi Perempuan dan Anak Perempuan Palestina
Palestina Terkini

Badan PBB Peringatkan Memburuknya Kondisi Perempuan dan Anak Perempuan Palestina

Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Population Fund (UNFPA) memperingat...

21 Jun 2026
0
Baca Selengkapnya