Hubungi Kami
Palestina Terkini

Rentetan Tembakan dan Ketakutan Warga Sipil di Gaza Selama Gencatan Senjata

24 Jan 2026 0 Suka
Rentetan Tembakan dan Ketakutan Warga Sipil di Gaza Selama Gencatan Senjata
Sumber-sumber lokal di Jalur Gaza melaporkan bahwa rentetan tembakan dari pasukan pendudukan Israel telah menebar ketakutan di tengah warga sipil, yang sebagian besar telah berbulan-bulan hidup dalam kondisi darurat kemanusiaan. Tembakan tersebut terdengar di sejumlah wilayah permukiman, menambah ketidakpastian keamanan bagi penduduk yang masih bertahan di area konflik. Dilansir laman PIC pada Jumat (24/1/2025), pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata kembali dilaporkan dan memasuki hari ke-104 berturut-turut. Pelanggaran itu ditandai dengan penggunaan senjata berat, tembakan artileri, serta penembakan langsung di berbagai titik di Jalur Gaza. Seorang warga Palestina dilaporkan terluka pada Jumat pagi setelah terkena tembakan dari drone militer Israel di lingkungan Shuja’iyya, sebelah timur Kota Gaza. Menurut keterangan sumber lokal, kendaraan militer Israel juga melepaskan tembakan ke wilayah Deir al-Balah bagian timur di Jalur Gaza tengah serta Khan Younis bagian timur di wilayah selatan. Aktivitas tersebut berlangsung di kawasan yang masih dihuni warga sipil dan pengungsi internal yang tinggal di sekitar lokasi serangan. Selain operasi militer, pasukan Israel dilaporkan terus menghambat masuknya bantuan kemanusiaan dan fasilitas tempat tinggal darurat. Tindakan ini berdampak pada ratusan ribu pengungsi Palestina yang masih bertahan di tenda-tenda dengan perlindungan terbatas. Kondisi tersebut berkontribusi pada meningkatnya korban akibat cuaca ekstrem, suhu dingin, dan badai, terutama di kalangan anak-anak, perempuan, dan lanjut usia. Di area dekat garis yang disebut pasukan Israel sebagai “garis kuning”, warga sipil dilaporkan menjadi sasaran tembakan, meskipun fase kedua perjanjian gencatan senjata menyebutkan penarikan pasukan ke zona penyangga. Sejak gencatan senjata diberlakukan pada 10 Oktober, tercatat sedikitnya 492 warga Palestina tewas dan 1.301 lainnya terluka akibat pelanggaran perjanjian tersebut. Berbagai organisasi hak asasi manusia dan lembaga kemanusiaan internasional mencatat pelanggaran ini sebagai isu serius terkait kewajiban perlindungan warga sipil berdasarkan hukum humaniter internasional. Laporan-laporan tersebut menempatkan kondisi warga Gaza sebagai fokus perhatian berkelanjutan komunitas internasional. (nun/avi)

Berita Terkait

AVI Gulirkan Program MBG Ajak Masyarakat Hadirkan Makanan Bergizi untuk Anak-Anak Gaza
Palestina Terkini

AVI Gulirkan Program MBG Ajak Masyarakat Hadirkan Makanan Bergizi untuk Anak-Anak Gaza

Program Makanan Bergizi Gaza (MBG) yang diinisiasi Al Quds Volunteers Indonesia (AVI) kembali mengaj...

23 Jun 2026
0
Baca Selengkapnya
Krisis Pangan Palestina, Paus Leo XIV Serukan Kerja Sama Global untuk Perangi Kelaparan Dunia
Palestina Terkini

Krisis Pangan Palestina, Paus Leo XIV Serukan Kerja Sama Global untuk Perangi Kelaparan Dunia

Paus Leo XIV menyerukan kepada negara-negara di dunia untuk memastikan akses terhadap pangan, air be...

22 Jun 2026
0
Baca Selengkapnya
Badan PBB Peringatkan Memburuknya Kondisi Perempuan dan Anak Perempuan Palestina
Palestina Terkini

Badan PBB Peringatkan Memburuknya Kondisi Perempuan dan Anak Perempuan Palestina

Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Population Fund (UNFPA) memperingat...

21 Jun 2026
0
Baca Selengkapnya