Hubungi Kami
Palestina Terkini

Remaja Palestina Kembali Gugur Ditembak Israel di Kamp Pengungsi Qalandia

06 Jul 2026 0 Suka
Remaja Palestina Kembali Gugur Ditembak Israel di Kamp Pengungsi Qalandia
Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan seorang remaja Palestina berusia 16 tahun tewas, sementara dua remaja lainnya yang masing-masing berusia 14 tahun mengalami luka parah setelah ditembak pasukan Israel di Kamp Pengungsi Qalandia, dekat Ramallah, Tepi Barat yang diduduki. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Senin (6/7/2026) dan dikutip oleh kantor berita AFP dari keterangan resmi Kementerian Kesehatan Palestina. Korban meninggal diidentifikasi sebagai Waleed Nidal Waleed Abu Sneineh. Menurut pernyataan kementerian, Waleed meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya. Dua remaja lainnya segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif karena mengalami luka serius. Insiden itu terjadi di Kamp Pengungsi Qalandia, kawasan yang berada di antara Yerusalem Timur dan Ramallah. Wilayah tersebut selama bertahun-tahun menjadi lokasi berbagai operasi keamanan dan bentrokan yang melibatkan pasukan Israel dan warga Palestina. AFP melaporkan bahwa militer Israel mengonfirmasi telah melakukan operasi di kawasan tersebut. Dalam keterangannya, militer menyatakan sedang meninjau laporan mengenai insiden penembakan itu. Hingga laporan ini disusun, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai hasil peninjauan tersebut. Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) sebelumnya mencatat bahwa Tepi Barat mengalami peningkatan kekerasan dalam beberapa tahun terakhir. OCHA menyebut operasi militer, bentrokan bersenjata, dan pembatasan akses telah berdampak terhadap kehidupan masyarakat sipil, termasuk anak-anak dan remaja. Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) juga berulang kali mengingatkan bahwa anak-anak harus memperoleh perlindungan khusus dalam setiap situasi konflik bersenjata sesuai hukum humaniter internasional. Berbagai badan PBB menegaskan bahwa perlindungan terhadap warga sipil serta akses terhadap bantuan kemanusiaan merupakan bagian penting dari kewajiban berdasarkan hukum internasional. Di tengah kondisi tersebut, berbagai lembaga kemanusiaan terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat Palestina yang terdampak pendudukan yang berkepanjangan. Salah satunya adalah Program Bantuan Darurat yang digulirkan Al-Quds Volunteers Indonesia (AVI), yang menyalurkan bantuan kebutuhan pokok, layanan kesehatan, serta dukungan kemanusiaan bagi keluarga-keluarga yang terdampak di Palestina melalui mitra di lapangan. Dukungan terhadap Program Bantuan Darurat AVI menjadi salah satu bentuk solidaritas nyata untuk membantu masyarakat Palestina memenuhi kebutuhan dasar mereka di tengah krisis yang masih berlangsung, sekaligus memperkuat upaya kemanusiaan bagi keluarga yang terdampak konflik dan krisis pangan. (nun/avi)

Berita Terkait

Seruan Dukung Palestina Warnai Konferensi Pers Mesir Jelang Hadapi Argentina
Palestina Terkini

Seruan Dukung Palestina Warnai Konferensi Pers Mesir Jelang Hadapi Argentina

Pelatih tim nasional Mesir, Hossam Hassan, menyampaikan seruan dukungan kepada rakyat Palestina dala...

07 Jul 2026
0
Baca Selengkapnya
Warga Gaza Khawatir Dunia Mengalihkan Perhatian dari Krisis Palestina
Palestina Terkini

Warga Gaza Khawatir Dunia Mengalihkan Perhatian dari Krisis Palestina

Warga Palestina di Jalur Gaza mengungkapkan kekhawatiran bahwa penderitaan mereka semakin luput dari...

05 Jul 2026
0
Baca Selengkapnya
Minim Alat Berat Hambat Evakuasi Jenazah Korban di Gaza
Palestina Terkini

Minim Alat Berat Hambat Evakuasi Jenazah Korban di Gaza

Seorang warga lanjut usia Palestina, Yusuf Al-Zaharneh, mengisahkan kesulitan yang dialaminya saat b...

04 Jul 2026
0
Baca Selengkapnya