Makanan Bergizi Gaza
Hubungi Kami
Palestina Terkini

Pemuda Difabel Palestina Tak Berdaya Tewas Ditembak Pasukan Israel di Rafah

05 Mar 2026 0 Suka
Pemuda Difabel Palestina Tak Berdaya Tewas Ditembak Pasukan Israel di Rafah
Seorang pemuda Palestina penyandang disabilitas intelektual bernama Abdul Rahman Walid Muhammad Sharab, 20 tahun, meninggal dunia setelah mengalami tiga luka tembak ketika pasukan Israel melepaskan tembakan di dekat Bundaran Bendera di Rafah, selatan Jalur Gaza. Sumber medis Palestina menyatakan korban meninggal akibat luka tembak tersebut dalam insiden yang terjadi pada Kamis di kawasan yang selama beberapa bulan terakhir sering menjadi lokasi bentrokan dan operasi militer. Menurut keterangan tenaga medis setempat, Sharab berada di sekitar lokasi ketika tembakan dilepaskan oleh pasukan Israel. Insiden itu menambah daftar korban sipil dalam situasi keamanan yang masih tidak stabil di wilayah selatan Gaza. Rafah sendiri merupakan salah satu daerah yang paling terdampak konflik, terutama karena kedekatannya dengan perbatasan Mesir serta jalur distribusi bantuan kemanusiaan. Di lokasi terpisah, seorang nelayan Palestina bernama Mustafa Ali Fakhri Bakr, 28 tahun, dilaporkan mengalami luka setelah ditembak dari kapal perang Israel saat sedang melaut di perairan Gaza. Laporan Reuters sebelumnya menyebut bahwa nelayan Palestina kerap menghadapi pembatasan ketat dan risiko penembakan di wilayah laut Gaza yang berada di bawah pengawasan militer Israel. Reuters juga mencatat bahwa aktivitas perikanan di Gaza selama bertahun-tahun dibatasi oleh zona tangkap yang ditetapkan Israel. Selain itu, kendaraan militer Israel dilaporkan melepaskan tembakan ke wilayah timur Khan Younis pada waktu subuh. Pada periode yang hampir bersamaan, serangan udara juga dilaporkan terjadi di beberapa titik di Kota Gaza. Perkembangan ini terjadi di tengah laporan berulang mengenai pelanggaran gencatan senjata di wilayah tersebut sejak kesepakatan diumumkan pada Oktober 2025. Media internasional, termasuk Al Jazeera dan Reuters, melaporkan bahwa insiden penembakan sporadis, serangan udara, dan operasi militer terbatas masih berlangsung di berbagai wilayah Gaza meskipun terdapat upaya diplomasi untuk menahan eskalasi konflik. Organisasi hak asasi manusia internasional telah berulang kali menyoroti dampak konflik terhadap warga sipil, termasuk kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan penyandang disabilitas. Laporan lembaga internasional juga menyebut bahwa perlindungan terhadap warga sipil merupakan kewajiban yang diatur dalam hukum humaniter internasional, termasuk Konvensi Jenewa yang mengatur perlindungan penduduk sipil di wilayah konflik bersenjata. (nun/avi)

Bantu Mereka yang Membutuhkan di Palestina

Setiap donasi Anda memberikan harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza.

Berita Terkait

Pidato Terakhir Guterres di Majelis Umum PBB Tegaskan Penghancuran Palestina Tak Boleh Diabaikan
Palestina Terkini

Pidato Terakhir Guterres di Majelis Umum PBB Tegaskan Penghancuran Palestina Tak Boleh Diabaikan

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menggunakan pidato terakhirnya pada pembukaan Sidang Umum ...

23 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Itamar Ben-Gvir Pimpin Penyerbuan Al-Aqsa, 458 Pemukim Masuk Sehari Berikutnya
Palestina Terkini

Itamar Ben-Gvir Pimpin Penyerbuan Al-Aqsa, 458 Pemukim Masuk Sehari Berikutnya

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir memimpin ratusan pemukim Israel memasuki kompleks M...

22 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Reruntuhan Gaza Masih Menyimpan Korban, 831 Jenazah Telah Ditemukan
Palestina Terkini

Reruntuhan Gaza Masih Menyimpan Korban, 831 Jenazah Telah Ditemukan

Sebanyak 831 jenazah telah ditemukan dari bawah reruntuhan di Jalur Gaza sejak gencatan senjata berl...

21 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya