Makanan Bergizi Gaza
Hubungi Kami
Palestina Terkini

Pelapor Khusus PBB Kembali Kritik Dunia atas Pembiaran Pelanggaran HAM di Palestina

25 Mar 2026 0 Suka
Pelapor Khusus PBB Kembali Kritik Dunia atas Pembiaran Pelanggaran HAM di Palestina
Francesca Albanese, pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk situasi hak asasi manusia di wilayah Palestina yang diduduki sejak 1967, menyatakan bahwa dunia internasional telah memberi ruang bagi praktik kekerasan yang dialami warga Palestina. Pernyataan tersebut disampaikan ketika ia mempresentasikan laporannya di Dewan HAM PBB pada Maret 2026. “Israel pada dasarnya telah diberi izin untuk menyiksa warga Palestina, karena sebagian besar pemerintah Anda, para menteri Anda, telah mengizinkannya,” kata Albanese, sebagaimana dikutip Al Jazeera. Dalam pemaparannya, Albanese menilai bahwa pola kekerasan yang sebelumnya terjadi secara tersembunyi kini berlangsung secara lebih terbuka. Ia menyebut praktik yang dahulu terjadi di ruang penahanan atau pusat interogasi kini meluas ke berbagai aspek kehidupan masyarakat Palestina di wilayah pendudukan. “Apa yang dulunya beroperasi di balik bayang-bayang kini dipraktikkan secara terbuka,” ujarnya dalam presentasi laporan yang membahas dugaan praktik penyiksaan dan dampak konflik terhadap penduduk sipil. Laporan tersebut juga menggambarkan tekanan berlapis yang dihadapi masyarakat Palestina, termasuk pengungsian, pembatasan akses bantuan, operasi militer, serta kekerasan oleh pemukim. Albanese menilai kombinasi faktor tersebut menciptakan kondisi kehidupan yang semakin berat bagi penduduk sipil di wilayah yang diduduki. Data yang disampaikan dalam laporan tersebut mengutip otoritas kesehatan Gaza yang menyebut puluhan ribu warga Palestina meninggal dan ratusan ribu lainnya terluka sejak konflik meningkat pada Oktober 2023. Media internasional seperti Reuters dan BBC juga melaporkan bahwa sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak. Laporan itu turut menyoroti meningkatnya penangkapan warga Palestina di Tepi Barat. Menurut data yang disampaikan dalam forum PBB, lebih dari 18.000 warga Palestina ditahan sejak konflik meningkat, termasuk sejumlah anak di bawah umur. Pemerintah Israel menolak temuan tersebut. Perwakilan misi Israel di PBB menyatakan bahwa laporan Albanese tidak netral dan menilai sejumlah pernyataannya sebagai distorsi terhadap situasi konflik. Di tengah perdebatan tersebut, Albanese menekankan bahwa pembiaran internasional terhadap pelanggaran yang terjadi dapat melemahkan prinsip hukum internasional. Ia memperingatkan bahwa toleransi terhadap tindakan yang melanggar hukum kemanusiaan berpotensi merusak sistem perlindungan global terhadap warga sipil dalam konflik bersenjata. (nun/avi)

Bantu Mereka yang Membutuhkan di Palestina

Setiap donasi Anda memberikan harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza.

Berita Terkait

Pidato Terakhir Guterres di Majelis Umum PBB Tegaskan Penghancuran Palestina Tak Boleh Diabaikan
Palestina Terkini

Pidato Terakhir Guterres di Majelis Umum PBB Tegaskan Penghancuran Palestina Tak Boleh Diabaikan

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menggunakan pidato terakhirnya pada pembukaan Sidang Umum ...

23 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Itamar Ben-Gvir Pimpin Penyerbuan Al-Aqsa, 458 Pemukim Masuk Sehari Berikutnya
Palestina Terkini

Itamar Ben-Gvir Pimpin Penyerbuan Al-Aqsa, 458 Pemukim Masuk Sehari Berikutnya

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir memimpin ratusan pemukim Israel memasuki kompleks M...

22 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Reruntuhan Gaza Masih Menyimpan Korban, 831 Jenazah Telah Ditemukan
Palestina Terkini

Reruntuhan Gaza Masih Menyimpan Korban, 831 Jenazah Telah Ditemukan

Sebanyak 831 jenazah telah ditemukan dari bawah reruntuhan di Jalur Gaza sejak gencatan senjata berl...

21 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya