Makanan Bergizi Gaza
Hubungi Kami
Palestina Terkini

Pasukan Pendudukan Israel Serang Kamp Pengungsi, 4 Warga Gaza Meninggal

26 May 2026 0 Suka
Pasukan Pendudukan Israel Serang Kamp Pengungsi, 4 Warga Gaza Meninggal
Sedikitnya empat warga Palestina dilaporkan tewas setelah pasukan Israel menyerang kerumunan warga sipil di wilayah timur kamp pengungsi Maghazi, Jalur Gaza bagian tengah, pada Selasa (26/5/2026). Sejumlah korban luka dalam insiden tersebut dievakuasi ke Al-Aqsa Martyrs Hospital untuk mendapatkan perawatan medis darurat. Kantor berita Palestina WAFA melaporkan serangan terjadi ketika sekelompok warga berada di area timur kamp pengungsi Maghazi. Ledakan menyebabkan korban berjatuhan di lokasi kejadian, sementara tim pertahanan sipil dan ambulans bergerak menuju area serangan untuk mengevakuasi korban luka dan jenazah korban meninggal. Sumber medis di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa menyatakan empat korban meninggal tiba di rumah sakit bersama sejumlah warga yang mengalami luka dengan tingkat cedera berbeda. “Korban luka segera mendapatkan penanganan medis darurat setibanya di rumah sakit,” ujar salah seorang petugas medis dalam keterangannya seperti dikutip dari WAFA. Rekaman yang dipublikasikan media Palestina memperlihatkan warga dan tim penyelamat membawa korban menggunakan tandu di tengah situasi kepanikan setelah ledakan terjadi. Sejumlah bangunan dan fasilitas di sekitar lokasi juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan tersebut. Kondisi Kian Memburuk Menurut laporan Palestine Red Crescent Society, ambulans menghadapi kesulitan menjangkau beberapa titik di Gaza tengah akibat kerusakan jalan dan meningkatnya intensitas serangan di wilayah tersebut. Organisasi itu menyebut tim medis terus bekerja di tengah keterbatasan bahan bakar dan perlengkapan kesehatan. Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan atau United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs dalam laporan terbarunya menyatakan kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza terus memburuk akibat serangan berulang terhadap kawasan padat penduduk dan terbatasnya akses bantuan. OCHA melaporkan ribuan warga sipil masih mengungsi di sekolah, kamp, dan fasilitas umum dengan akses terbatas terhadap pangan, air bersih, dan layanan kesehatan. Sementara itu, World Health Organization menyatakan rumah sakit di Gaza menghadapi tekanan berat akibat meningkatnya jumlah korban luka dalam beberapa pekan terakhir. WHO menyebut banyak fasilitas kesehatan beroperasi di luar kapasitas normal dengan keterbatasan obat-obatan, alat medis, dan tenaga kesehatan. Hingga Selasa malam waktu setempat, tim penyelamat Palestina masih melakukan penyisiran di area timur kamp Maghazi untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal di lokasi serangan. (nun/avi)

Bantu Mereka yang Membutuhkan di Palestina

Setiap donasi Anda memberikan harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza.

Berita Terkait

Pidato Terakhir Guterres di Majelis Umum PBB Tegaskan Penghancuran Palestina Tak Boleh Diabaikan
Palestina Terkini

Pidato Terakhir Guterres di Majelis Umum PBB Tegaskan Penghancuran Palestina Tak Boleh Diabaikan

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menggunakan pidato terakhirnya pada pembukaan Sidang Umum ...

23 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Itamar Ben-Gvir Pimpin Penyerbuan Al-Aqsa, 458 Pemukim Masuk Sehari Berikutnya
Palestina Terkini

Itamar Ben-Gvir Pimpin Penyerbuan Al-Aqsa, 458 Pemukim Masuk Sehari Berikutnya

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir memimpin ratusan pemukim Israel memasuki kompleks M...

22 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Reruntuhan Gaza Masih Menyimpan Korban, 831 Jenazah Telah Ditemukan
Palestina Terkini

Reruntuhan Gaza Masih Menyimpan Korban, 831 Jenazah Telah Ditemukan

Sebanyak 831 jenazah telah ditemukan dari bawah reruntuhan di Jalur Gaza sejak gencatan senjata berl...

21 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya