Makanan Bergizi Gaza
Hubungi Kami
Palestina Terkini

Memilukan, Jenazah Warga Palestina Dibawa ke Rumah Sakit Tempat Istrinya Bersalin

05 May 2026 0 Suka
Memilukan, Jenazah Warga Palestina Dibawa ke Rumah Sakit Tempat Istrinya Bersalin
Seorang warga sipil Palestina bernama Nayef Firas Ziad Samaro, 26 tahun, meninggal dunia akibat tembakan brutal pasukan Israel dalam operasi militer di Kota Nablus, Tepi Barat yang diduduki, pada Minggu, 3 Mei 2026. Jenazahnya kemudian dibawa ke rumah sakit tempat istrinya sedang menjalani proses persalinan anak pertama mereka. Associated Press yang dikutip South China Morning Post melaporkan bahwa operasi militer Israel berlangsung di kawasan Nablus saat aktivitas warga masih berlangsung di sekitar lokasi. Bulan Sabit Merah Palestina menyebut lima warga terkena tembakan dalam operasi tersebut. Kementerian Kesehatan Palestina kemudian mengonfirmasi bahwa korban yang meninggal adalah Nayef Firas Ziad Samaro, 26 tahun. “Jenazahnya dibawa ke rumah sakit ketika istrinya sedang melahirkan,” demikian keterangan Kementerian Kesehatan Palestina yang dikutip SCMP. Saksi mata menyebut operasi berlangsung di area yang padat warga sipil dan berdekatan dengan sekolah saat jam pulang. Dalam insiden yang sama, seorang anak berusia 12 tahun juga dilaporkan mengalami luka tembak di bagian bahu. Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan para korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Militer Israel dalam pernyataannya mengatakan pasukannya melepaskan tembakan setelah terjadi konfrontasi di wilayah Nablus. “Beberapa orang melempar batu ke arah tentara dan pasukan merespons dengan tembakan,” demikian alibi militer Israel yang dikutip Associated Press. Kurang dari 24 jam setelah kematian Firas Ziad Samaro, istrinya melahirkan seorang bayi di rumah sakit yang sama. Middle East Monitor melaporkan bayi tersebut lahir dalam suasana duka keluarga yang baru kehilangan ayahnya. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya operasi militer Israel di Tepi Barat sepanjang 2026. Data Perserikatan Bangsa-Bangsa dan berbagai organisasi hak asasi manusia internasional sebelumnya mencatat peningkatan korban sipil Palestina di wilayah pendudukan, termasuk perempuan dan anak-anak. Amat memilkukan. Di sebuah ruang persalinan di Nablus, seorang bayi lahir ketika ayahnya telah lebih dahulu tiba dalam balutan kain penutup jenazah. Di luar rumah sakit, suara operasi militer masih terdengar di kota yang terus berada dalam bayang-bayang konflik berkepanjangan. (nun/avi)

Bantu Mereka yang Membutuhkan di Palestina

Setiap donasi Anda memberikan harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza.

Berita Terkait

Pidato Terakhir Guterres di Majelis Umum PBB Tegaskan Penghancuran Palestina Tak Boleh Diabaikan
Palestina Terkini

Pidato Terakhir Guterres di Majelis Umum PBB Tegaskan Penghancuran Palestina Tak Boleh Diabaikan

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menggunakan pidato terakhirnya pada pembukaan Sidang Umum ...

23 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Itamar Ben-Gvir Pimpin Penyerbuan Al-Aqsa, 458 Pemukim Masuk Sehari Berikutnya
Palestina Terkini

Itamar Ben-Gvir Pimpin Penyerbuan Al-Aqsa, 458 Pemukim Masuk Sehari Berikutnya

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir memimpin ratusan pemukim Israel memasuki kompleks M...

22 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Reruntuhan Gaza Masih Menyimpan Korban, 831 Jenazah Telah Ditemukan
Palestina Terkini

Reruntuhan Gaza Masih Menyimpan Korban, 831 Jenazah Telah Ditemukan

Sebanyak 831 jenazah telah ditemukan dari bawah reruntuhan di Jalur Gaza sejak gencatan senjata berl...

21 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya