Makanan Bergizi Gaza
Hubungi Kami
Palestina Terkini

Laporan PCHR Ungkap Perubahan Pola Kekerasan Sistematis yang Dialami Warga Gaza

08 Mar 2026 0 Suka
Laporan PCHR Ungkap Perubahan Pola Kekerasan Sistematis yang Dialami Warga Gaza
Pusat Hak Asasi Manusia Palestina (PCHR) menyatakan bahwa pola kekerasan yang dialami warga Gaza telah bergeser dari penghancuran militer berskala besar menjadi pengelolaan sistematis kondisi kehidupan yang melemahkan penduduk hingga mendekati kehancuran. Pernyataan ini tercantum dalam laporan terbaru organisasi tersebut yang menilai situasi kemanusiaan di Jalur Gaza tetap berada pada kondisi kritis meskipun gencatan senjata diumumkan beberapa bulan sebelumnya. PCHR menegaskan bahwa kondisi tersebut menunjukkan fase pascaperang belum benar-benar dimulai. “Fase pasca-perang belum benar-benar dimulai,” demikian bunyi laporan organisasi tersebut. Dalam laporan berjudul Genosida Berlanjut dengan Alat yang Kurang Keras, PCHR menyebut bahwa kekerasan terhadap warga sipil tetap berlangsung melalui penembakan, serangan terbatas, serta kebijakan yang memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat. Organisasi tersebut mencatat sekitar 600 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata diumumkan pada Oktober, termasuk lebih dari 160 anak-anak, sementara lebih dari 1.500 orang lainnya mengalami luka-luka. Situasi tersebut terjadi di tengah krisis kemanusiaan yang luas di Gaza. Media internasional, termasuk Reuters dan BBC, melaporkan bahwa sebagian besar infrastruktur sipil di wilayah tersebut rusak atau hancur akibat konflik yang berlangsung sejak Oktober 2023. Data Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dikutip Reuters juga menunjukkan bahwa lebih dari dua juta warga Gaza mengalami pengungsian internal dan hidup dalam kondisi kemanusiaan yang sangat terbatas. PCHR juga menyoroti kondisi sistem kesehatan yang berada di ambang kehancuran. Banyak rumah sakit dan pusat layanan kesehatan tidak berfungsi secara penuh karena kekurangan obat-obatan, peralatan medis, dan tenaga kesehatan. Laporan tersebut menyebut bahwa sejak pertengahan 2024 lebih dari 1.200 pasien meninggal saat menunggu izin evakuasi medis ke luar Gaza. Ribuan pasien lainnya, termasuk sekitar 4.000 penderita kanker, masih menunggu akses perawatan yang tidak tersedia di wilayah tersebut. Selain sektor kesehatan, krisis perumahan dan pangan juga menjadi masalah utama. Ribuan keluarga tinggal di tenda atau bangunan yang rusak, sementara pembatasan terhadap masuknya bahan bangunan menghambat upaya rekonstruksi. Program Pangan Dunia sebelumnya melaporkan bahwa sebagian besar penduduk Gaza menghadapi tingkat kerawanan pangan akut. Dalam penutup laporannya, PCHR menyerukan kepada komunitas internasional untuk memastikan akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan serta menjamin evakuasi medis bagi pasien yang membutuhkan perawatan mendesak. Organisasi tersebut juga meminta mekanisme akuntabilitas internasional yang lebih kuat terhadap pelanggaran hukum humaniter yang terjadi di wilayah konflik. (nun/avi)

Bantu Mereka yang Membutuhkan di Palestina

Setiap donasi Anda memberikan harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza.

Berita Terkait

Pidato Terakhir Guterres di Majelis Umum PBB Tegaskan Penghancuran Palestina Tak Boleh Diabaikan
Palestina Terkini

Pidato Terakhir Guterres di Majelis Umum PBB Tegaskan Penghancuran Palestina Tak Boleh Diabaikan

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menggunakan pidato terakhirnya pada pembukaan Sidang Umum ...

23 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Itamar Ben-Gvir Pimpin Penyerbuan Al-Aqsa, 458 Pemukim Masuk Sehari Berikutnya
Palestina Terkini

Itamar Ben-Gvir Pimpin Penyerbuan Al-Aqsa, 458 Pemukim Masuk Sehari Berikutnya

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir memimpin ratusan pemukim Israel memasuki kompleks M...

22 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Reruntuhan Gaza Masih Menyimpan Korban, 831 Jenazah Telah Ditemukan
Palestina Terkini

Reruntuhan Gaza Masih Menyimpan Korban, 831 Jenazah Telah Ditemukan

Sebanyak 831 jenazah telah ditemukan dari bawah reruntuhan di Jalur Gaza sejak gencatan senjata berl...

21 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya