Hubungi Kami
Palestina Terkini

Riset Van Leer Jerusalem Institute Bahas Memburuknya Kondisi Pangan di Gaza

10 Jun 2026 0 Suka
Riset Van Leer Jerusalem Institute Bahas Memburuknya Kondisi Pangan di Gaza
Sebuah studi yang diterbitkan oleh Forum for Regional Thinking di bawah naungan Van Leer Jerusalem Institute menyoroti faktor-faktor yang berkontribusi terhadap krisis kelaparan yang terus melanda Jalur Gaza. Laporan berjudul Data for Denial: The Smokescreen Behind the Starvation of Gaza menyimpulkan bahwa memburuknya kondisi pangan di wilayah tersebut tidak hanya berkaitan dengan dampak konflik bersenjata, tetapi juga berhubungan dengan kebijakan dan pembatasan yang mempengaruhi akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar. Penelitian tersebut ditulis oleh Shmuel Lederman dan dipublikasikan di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap situasi kemanusiaan di Gaza. Dalam laporannya, Lederman mengkaji berbagai data mengenai pasokan bantuan, kondisi pasar lokal, akses pangan, serta narasi yang berkembang di ruang publik Israel terkait krisis kemanusiaan yang berlangsung. Menurut Lederman, sebagian kalangan di Israel cenderung melihat operasi militer di Gaza sebagai tindakan yang sepenuhnya dapat dibenarkan sehingga laporan mengenai memburuknya kondisi kemanusiaan tidak selalu memperoleh perhatian yang sama. "Penolakan terhadap data dan temuan lapangan telah menciptakan kabut yang menghalangi pemahaman publik mengenai skala krisis kemanusiaan yang terjadi di Gaza," kata Lederman seperti dikutip Middle East Eye beberapa waktu lalu, Rabu (3/6/2026). Laporan itu juga menyoroti perbedaan antara data yang dikumpulkan organisasi internasional dengan sejumlah narasi yang beredar di ruang publik. Lederman menyatakan bahwa banyak indikator kemanusiaan menunjukkan kemerosotan yang signifikan dalam akses pangan, kesehatan, dan kebutuhan dasar masyarakat Gaza selama konflik berlangsung. Temuan tersebut sejalan dengan laporan terbaru Integrated Food Security Phase Classification yang menyebut sebagian besar penduduk Gaza menghadapi tingkat kerawanan pangan akut. IPC memperingatkan bahwa jutaan warga berada dalam kondisi yang membutuhkan bantuan pangan berkelanjutan untuk mencegah memburuknya situasi kelaparan. Data lain melaporkan bahwa sebagian besar keluarga di Gaza mengalami kesulitan memperoleh makanan yang cukup setiap hari. World Food Programme menyatakan bahwa gangguan rantai pasokan, terbatasnya akses bantuan, serta kerusakan ekonomi lokal telah memperparah ketidakamanan pangan di wilayah itu. Di sisi lain, dilaporkan banyak lahan pertanian, fasilitas penyimpanan, dan infrastruktur produksi pangan di Gaza mengalami kerusakan berat. Akibatnya, kemampuan masyarakat untuk memproduksi makanan secara mandiri menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir. Sementara berbagai lembaga internasional terus menyerukan peningkatan akses bantuan kemanusiaan, jutaan warga Gaza masih bergantung pada bantuan pangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. (nun/avi)

Berita Terkait

Saat Dunia Peringati Keamanan Pangan, Warga Gaza Masih Bergulat dengan Kelangkaan Makanan
Palestina Terkini

Saat Dunia Peringati Keamanan Pangan, Warga Gaza Masih Bergulat dengan Kelangkaan Makanan

Ketika dunia memperingati Hari Keamanan Pangan Sedunia pada Juni 2026, jutaan warga Palestina di Jal...

09 Jun 2026
0
Baca Selengkapnya
Makan Bergizi Gaza Jadi Ikhtiar Kemanusiaan di Tengah Kelangkaan Pangan
Palestina Terkini

Makan Bergizi Gaza Jadi Ikhtiar Kemanusiaan di Tengah Kelangkaan Pangan

Krisis kelaparan dan kelangkaan pangan masih membayangi kehidupan warga Palestina di Jalur Gaza. Di ...

08 Jun 2026
0
Baca Selengkapnya
Kesaksian Tentara Israel Ungkap Perintah Menembak di Zona Pemisah Gaza
Palestina Terkini

Kesaksian Tentara Israel Ungkap Perintah Menembak di Zona Pemisah Gaza

Kesaksian tiga tentara cadangan Israel yang bertugas di Jalur Gaza antara Oktober 2025 hingga Januar...

01 Jun 2026
0
Baca Selengkapnya