Hubungi Kami
Palestina Terkini

Saat Dunia Peringati Keamanan Pangan, Warga Gaza Masih Bergulat dengan Kelangkaan Makanan

09 Jun 2026 0 Suka
Saat Dunia Peringati Keamanan Pangan, Warga Gaza Masih Bergulat dengan Kelangkaan Makanan
Ketika dunia memperingati Hari Keamanan Pangan Sedunia pada Juni 2026, jutaan warga Palestina di Jalur Gaza masih menghadapi krisis pangan yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Kelangkaan makanan, kerusakan infrastruktur, pengungsian massal, serta terganggunya distribusi bantuan kemanusiaan telah menempatkan wilayah tersebut dalam salah satu krisis pangan terburuk di dunia saat ini. Lembaga-lembaga kemanusiaan internasional melaporkan bahwa sistem pangan di Gaza mengalami keruntuhan hampir total. Lahan pertanian rusak, aktivitas perikanan terganggu, pasar-pasar lokal tidak berfungsi secara normal, sementara akses terhadap bahan makanan pokok masih sangat terbatas. Kondisi tersebut diperparah oleh perpindahan penduduk dalam skala besar yang membuat jutaan warga kehilangan sumber penghidupan mereka. Menurut laporan terbaru Integrated Food Security Phase Classification dilansir ipcinfo.org, sekitar 77 persen penduduk Gaza menghadapi tingkat kerawanan pangan akut yang tinggi. Laporan itu menyebut sebagian besar keluarga mengalami kesulitan memperoleh makanan yang cukup setiap hari dan bergantung pada bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup. IPC juga memperingatkan bahwa risiko kelaparan massal tetap tinggi apabila akses bantuan tidak meningkat secara signifikan. World Food Programme menyatakan bahwa kebutuhan pangan di Gaza saat ini berada pada tingkat darurat. Dalam keterangannya, WFP menegaskan, “Banyak keluarga tidak mengetahui dari mana makanan berikutnya akan diperoleh.” Organisasi tersebut melaporkan bahwa stok pangan rumah tangga terus menurun sementara harga bahan makanan yang tersedia melonjak akibat keterbatasan pasokan. Kondisi serupa juga disoroti oleh Food and Agriculture Organization. Lembaga pangan PBB itu menyatakan kerusakan sektor pertanian telah mengurangi kemampuan masyarakat Gaza memproduksi makanan secara mandiri. Dalam laporan terbarunya, FAO menyebut sebagian besar lahan pertanian produktif mengalami kerusakan atau tidak dapat diakses oleh petani. Sementara itu, United Nations Children's Fund memperingatkan meningkatnya risiko malnutrisi pada anak-anak. “Anak-anak di Gaza menghadapi ancaman serius terhadap kesehatan dan pertumbuhan mereka akibat kekurangan makanan bergizi,” demikian pernyataan UNICEF. Data United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs menunjukkan sebagian besar penduduk Gaza kini hidup sebagai pengungsi internal. Banyak keluarga tinggal di kamp-kamp sementara dengan akses terbatas terhadap pangan, air bersih, dan layanan kesehatan. OCHA menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan yang masuk saat ini masih jauh di bawah kebutuhan penduduk. Di tengah peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia, kondisi Gaza mestinya menjadi alarm bagi dunia bahwa akses terhadap pangan yang aman dan cukup masih menjadi tantangan besar bagi jutaan warga sipil yang hidup di tengah pendudukan dan krisis kemanusiaan berkepanjangan. (nun/avi)

Berita Terkait

Riset Van Leer Jerusalem Institute Bahas Memburuknya Kondisi Pangan di Gaza
Palestina Terkini

Riset Van Leer Jerusalem Institute Bahas Memburuknya Kondisi Pangan di Gaza

Sebuah studi yang diterbitkan oleh Forum for Regional Thinking di bawah naungan Van Leer Jerusalem I...

10 Jun 2026
0
Baca Selengkapnya
Makan Bergizi Gaza Jadi Ikhtiar Kemanusiaan di Tengah Kelangkaan Pangan
Palestina Terkini

Makan Bergizi Gaza Jadi Ikhtiar Kemanusiaan di Tengah Kelangkaan Pangan

Krisis kelaparan dan kelangkaan pangan masih membayangi kehidupan warga Palestina di Jalur Gaza. Di ...

08 Jun 2026
0
Baca Selengkapnya
Kesaksian Tentara Israel Ungkap Perintah Menembak di Zona Pemisah Gaza
Palestina Terkini

Kesaksian Tentara Israel Ungkap Perintah Menembak di Zona Pemisah Gaza

Kesaksian tiga tentara cadangan Israel yang bertugas di Jalur Gaza antara Oktober 2025 hingga Januar...

01 Jun 2026
0
Baca Selengkapnya