AVI Kutuk Tindakan Israel terhadap Konvoi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla
19 May 2026
0 Suka
Presiden lembaga kemanusiaan Al-Quds Volunteers Indonesia (AVI), Deni Syahid, menyampaikan kutukan atas tindakan yang dilakukan tentara Israel terhadap peserta konvoi kemanusiaan Global Sumud Flotilla termasuk di dalamnya sejumlah relawan dan jurnalis dari Indonesia yang sedang menjalankan misi bantuan menuju Gaza.
Pernyataan itu disampaikan menyusul laporan mengenai pencegatan dan tindakan represif terhadap relawan internasional yang membawa bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina.
Deni Syahid menyebut tindakan terhadap konvoi tersebut sebagai pelanggaran terhadap prinsip kemanusiaan internasional. “Mereka datang membawa bantuan pangan, obat-obatan, dan dukungan kemanusiaan bagi warga sipil Gaza, bukan membawa ancaman militer,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/5/2026).
Global Sumud Flotilla merupakan bagian dari inisiatif internasional yang melibatkan aktivis kemanusiaan, tenaga medis, dan relawan dari berbagai negara untuk menyalurkan bantuan ke Jalur Gaza yang masih menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan. Media internasional melaporkan armada tersebut berupaya mendekati wilayah perairan Gaza sebelum menghadapi pencegatan oleh pasukan Israel.
Menurut laporan sejumlah organisasi kemanusiaan internasional, para relawan di dalam konvoi membawa bantuan medis, bahan pangan, dan perlengkapan darurat bagi warga sipil Gaza yang terdampak konflik. Beberapa peserta konvoi juga dilaporkan mengalami intimidasi dan pemeriksaan ketat selama operasi berlangsung.
Deni Syahid mengatakan AVI memandang perlindungan terhadap misi kemanusiaan sebagai bagian dari kewajiban hukum internasional. “Keselamatan relawan dan akses bantuan kemanusiaan harus dijamin bagi warga sipil yang membutuhkan pertolongan,” katanya.
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) sebelumnya melaporkan kondisi kemanusiaan di Gaza terus memburuk akibat keterbatasan distribusi bantuan, kerusakan infrastruktur, dan tingginya jumlah pengungsi internal. Badan tersebut menyebut jutaan warga menghadapi kekurangan pangan, obat-obatan, dan layanan kesehatan dasar.
Sementara itu, sejumlah organisasi internasional menyerukan agar seluruh pihak memberikan akses aman bagi bantuan kemanusiaan menuju Gaza. Komite Palang Merah Internasional menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan bagi warga sipil harus dapat disalurkan tanpa hambatan sesuai ketentuan hukum humaniter internasional.
AVI menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi dan mendukung berbagai upaya kemanusiaan internasional untuk membantu masyarakat Palestina yang terdampak konflik berkepanjangan di Gaza dan wilayah sekitarnya. (avi/nun)