Hubungi Kami
Palestina Terkini

Perluasan Pendudukan Gaza Capai Lebih dari Separuh Wilayah Enklave Palestina

04 May 2026 0 Suka
Perluasan Pendudukan Gaza Capai Lebih dari Separuh Wilayah Enklave Palestina
Perluasan wilayah pendudukan Israel di Jalur Gaza dilaporkan terus bertambah hingga mencapai sekitar 59 persen wilayah enclave Palestina tersebut. Informasi itu disampaikan Radio Angkatan Darat Israel pada Minggu, 3 Mei 2026, di tengah laporan mengenai persiapan militer untuk kemungkinan dimulainya kembali operasi perang skala besar di Gaza. Laporan yang dikutip Anadolu Agency menyebut sebelum gencatan senjata Oktober 2025, wilayah Gaza yang berada di bawah kontrol militer Israel berada di kisaran 53 persen. Radio Angkatan Darat Israel kemudian melaporkan perluasan area pendudukan hingga mencapai 59 persen wilayah Gaza dalam beberapa bulan terakhir. Dalam laporan tersebut, pejabat militer senior Israel disebut mendorong dilanjutkannya operasi tempur di Gaza. “Waktu terbaik untuk mengalahkan Hamas adalah sekarang,” demikian laporan Radio Angkatan Darat Israel. Radio itu juga melaporkan bahwa komando selatan militer Israel telah menyelesaikan rencana operasional dan siap melanjutkan perang apabila mendapat keputusan politik dari pemerintah Israel. Anadolu Ajansi juga melaporkan Israel telah mengurangi sebagian pasukan di Lebanon selatan dan memindahkan brigade reguler ke Gaza serta Tepi Barat sebagai bagian dari persiapan militer terbaru. Reuters sebelumnya melaporkan peta baru yang diedarkan militer Israel kepada lembaga bantuan menunjukkan perluasan zona kontrol militer di Gaza hingga mendekati dua pertiga wilayah. Zona baru itu memunculkan kekhawatiran baru bagi warga sipil Palestina yang telah berulang kali mengungsi akibat perang berkepanjangan sejak Oktober 2023. Di saat yang sama, situasi kemanusiaan di Gaza terus memburuk. Reuters pada 5 Mei 2026 melaporkan sedikitnya tiga warga Palestina, termasuk seorang anak berusia 15 tahun, tewas dalam serangan Israel terbaru di Gaza. Otoritas kesehatan Gaza menyebut lebih dari 72.500 warga Palestina telah meninggal sejak perang dimulai pada Oktober 2023, dengan sebagian besar korban merupakan warga sipil. Perserikatan Bangsa-Bangsa dan berbagai organisasi hak asasi manusia sebelumnya telah berulang kali memperingatkan dampak penghancuran wilayah sipil di Gaza. Kantor Komisaris Tinggi HAM PBB menyebut penghancuran properti sipil secara luas tanpa alasan militer yang jelas dapat melanggar Konvensi Jenewa Keempat. Di tengah perluasan wilayah kontrol militer tersebut, jutaan warga Gaza masih hidup dalam kondisi pengungsian, keterbatasan akses pangan, air bersih, layanan kesehatan, dan bantuan kemanusiaan. Laporan terbaru berbagai lembaga internasional menunjukkan sebagian besar kawasan permukiman di Gaza mengalami kerusakan berat akibat perang yang telah berlangsung lebih dari dua tahun. (nun/avi)

Berita Terkait

Menteri Israel Bezalel Smotrich Menari Bersama Pemukim Israel di Halaman Masjid Ibrahimi
Palestina Terkini

Menteri Israel Bezalel Smotrich Menari Bersama Pemukim Israel di Halaman Masjid Ibrahimi

Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich terlihat menari bersama ratusan pemukim Israel di halaman M...

06 May 2026
0
Baca Selengkapnya
Memilukan, Jenazah Warga Palestina Dibawa ke Rumah Sakit Tempat Istrinya Bersalin
Palestina Terkini

Memilukan, Jenazah Warga Palestina Dibawa ke Rumah Sakit Tempat Istrinya Bersalin

Seorang warga sipil Palestina bernama Nayef Firas Ziad Samaro, 26 tahun, meninggal dunia akibat temb...

05 May 2026
0
Baca Selengkapnya
Dewan Gereja Sedunia Desak Perlindungan bagi Warga Kristen dan Non-Yahudi di Palestina
Palestina Terkini

Dewan Gereja Sedunia Desak Perlindungan bagi Warga Kristen dan Non-Yahudi di Palestina

Dewan Gereja Sedunia atau World Council of Churches menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningka...

03 May 2026
0
Baca Selengkapnya