Hubungi Kami
Palestina Terkini

Cuaca Ekstrem Perparah Krisis Kemanusiaan Gaza, Ratusan Ribu Warga Terdampak

30 Dec 2025 0 Suka
Cuaca Ekstrem Perparah Krisis Kemanusiaan Gaza, Ratusan Ribu Warga Terdampak
Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza kembali menunjukkan dimensi kerentanannya ketika faktor alam bertemu dengan kondisi struktural yang rapuh akibat konflik berkepanjangan. Di tengah kehancuran infrastruktur dan keterbatasan akses bantuan, fenomena cuaca ekstrem justru memperdalam penderitaan warga sipil yang sebagian besar hidup dalam pengungsian. Situasi ini menegaskan bahwa bencana alam di wilayah konflik tidak berdiri sendiri, melainkan berkelindan erat dengan dampak perang dan pembatasan kemanusiaan. Komisaris Jenderal Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat, Philippe Lazzarini, menyampaikan bahwa krisis yang dialami warga Gaza saat ini merupakan krisis buatan manusia yang diperparah oleh cuaca ekstrem. Mengutip data Shelter Cluster Gaza, ia menjelaskan bahwa sistem cuaca bertekanan rendah yang berlangsung antara 10 hingga 17 Desember telah memicu hujan lebat dan angin kencang, mengakibatkan 17 bangunan runtuh serta merusak lebih dari 42.000 tenda dan tempat tinggal darurat, baik secara penuh maupun sebagian. Dalam pernyataannya melalui platform X pada Senin (29/12/2025), Lazzarini menegaskan bahwa sedikitnya 235.000 warga Palestina terdampak langsung oleh kondisi tersebut. Ia menjelaskan bahwa berbulan-bulan perang dan pengungsian telah memaksa penduduk Gaza bertahan hidup di antara puing-puing bangunan, hunian darurat, dan tenda-tenda yang secara struktural tidak dirancang menghadapi cuaca ekstrem. “Meskipun badai yang melanda Gaza pada 10 Desember merupakan bencana alam, dampaknya sepenuhnya bersifat buatan manusia,” tulisnya. Data yang dihimpun UNRWA menunjukkan bahwa kerusakan akibat cuaca tersebut terjadi di tengah keterbatasan ekstrem akses perlindungan yang layak. Ribuan keluarga yang sebelumnya telah mengungsi akibat serangan militer terpaksa berpindah kembali atau bertahan di lokasi yang tidak aman. Kerusakan tenda dan bangunan darurat secara langsung meningkatkan risiko keselamatan, kesehatan, serta paparan terhadap suhu dan kelembapan ekstrem. Kondisi ini belum mereda ketika gelombang baru sistem cuaca bertekanan rendah kembali menghantam Gaza sejak akhir pekan berikutnya. Otoritas pertahanan sipil setempat melaporkan dua orang meninggal dunia dan puluhan ribu tenda kembali tercerabut akibat angin kencang. Situasi tersebut semakin memperburuk kondisi warga yang sudah berada dalam keadaan sangat rentan. Seluruh rangkaian peristiwa ini berlangsung dalam konteks kehancuran luas akibat operasi militer yang terus berlanjut sejak Oktober 2023. Serangan yang dilakukan oleh Israel telah menewaskan lebih dari 71.200 orang di Gaza, dengan mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak, serta melukai lebih dari 171.200 orang lainnya. Selain korban jiwa, serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan masif pada permukiman, fasilitas publik, dan infrastruktur dasar. Meskipun gencatan senjata mulai diberlakukan pada 10 Oktober, sebagian besar penyeberangan menuju Gaza masih ditutup. Pembatasan masuknya rumah mobil dan material rekonstruksi dinilai memperparah situasi kemanusiaan yang kini menimpa hampir seluruh dari sekitar 2,4 juta penduduk Gaza. (nun/avi)

Berita Terkait

Anak-Anak Palestina Alami Tekanan dalam Penahanan di Bawah Pendudukan
Palestina Terkini

Anak-Anak Palestina Alami Tekanan dalam Penahanan di Bawah Pendudukan

Pusat Pembelaan Tahanan Palestina menyampaikan bahwa anak-anak Palestina yang ditahan menghadapi met...

30 Jan 2026
0
Baca Selengkapnya
Serangan Tentara Pendudukan Israel Ancam Kristen Bersejarah Palestina
Palestina Terkini

Serangan Tentara Pendudukan Israel Ancam Kristen Bersejarah Palestina

Uskup Dr. Imad Haddad dari Gereja Lutheran Injili di Yordania dan Tanah Suci mengatakan komunitas me...

29 Jan 2026
0
Baca Selengkapnya
Kesaksian Pengacara Ungkap Perlakuan Keji Tentara Pendudukan terhadap Tawanan Perempuan Palestina
Palestina Terkini

Kesaksian Pengacara Ungkap Perlakuan Keji Tentara Pendudukan terhadap Tawanan Perempuan Palestina

Pengacara Hassan Abbadi menyampaikan keterangan mengenai perlakuan yang dialami seorang tawanan pere...

28 Jan 2026
0
Baca Selengkapnya