Hubungi Kami
Palestina Terkini

Terbongkar, Ratusan Jenazah Diperkirakan Terkubur di Kompleks Al-Shifa Jalur Gaza

12 Dec 2025 0 Suka
Terbongkar, Ratusan Jenazah Diperkirakan Terkubur di Kompleks Al-Shifa Jalur Gaza
Upaya pengungkapan kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza kembali memperoleh perhatian global setelah temuan terbaru di kompleks medis Al-Shifa. Dalam situasi pendudukan yang berlarut, proses identifikasi dan pemindahan jenazah menjadi salah satu indikator paling nyata mengenai eskalasi dampak destruktif yang dihadapi warga sipil. Di tengah dinamika tersebut, Tim Pertahanan Sipil Gaza menyampaikan perkembangan signifikan terkait keberadaan kuburan massal di fasilitas kesehatan tersebut. Menurut keterangan resmi tim, jumlah total jenazah yang diperkirakan dimakamkan di area pemakaman darurat dalam kompleks Al-Shifa mencapai sekitar 300 orang. Estimasi ini disampaikan setelah tim menemukan lebih dari 30 jenazah baru dalam operasi terbaru yang dilakukan sejak beberapa hari terakhir. Temuan tersebut merupakan bagian dari kerja intensif Pertahanan Sipil Gaza selama empat hari berturut-turut untuk menyisir berbagai lokasi pemakaman darurat di Jalur Gaza. Menurut pernyataan yang dirilis pada Rabu, 10 Desember 2025, tim telah melakukan penggalian dan pemeriksaan di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi pemakaman akibat keterbatasan fasilitas pada masa agresi berkepanjangan. Di dalam kompleks medis Al-Shifa, para petugas menemukan sebuah kuburan massal baru berisi lebih dari 30 jenazah, yang menambah daftar lokasi serupa di wilayah tersebut. Tim juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pencarian demi memastikan semua jenazah dapat diangkat dan dipindahkan sesuai ketentuan otoritas kesehatan. Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Gaza mengumumkan dimulainya proses pemindahan jenazah yang selama ini dimakamkan di dalam kompleks Al-Shifa. Proses tersebut dilaksanakan pada 7 Desember 2025 melalui koordinasi dengan pihak berwenang terkait. Sesuai ketentuan, setelah tanggal tersebut semua jenazah yang ditemukan akan diklasifikasikan sebagai jenazah tak dikenal dan kemudian dipindahkan ke pemakaman Deir al-Balah di Gaza tengah. Penegasan prosedur ini menjadi bagian dari upaya penanganan kemanusiaan yang tetap harus dijalankan meskipun situasi keamanan belum stabil. Konteks penemuan kuburan massal ini tidak dapat dipisahkan dari agresi yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023. Selama dua tahun, penjajah zionis yang didukung oleh Amerika Serikat dan Eropa menjalankan operasi militer yang mengakibatkan kehancuran luas di Gaza. Berdasarkan data yang disampaikan, agresi tersebut mencakup pembunuhan, kelaparan paksa, penghancuran besar-besaran, pengusiran, serta penangkapan massal. Tindakan ini berlangsung dengan mengabaikan seruan internasional dan secara terbuka menentang putusan Mahkamah Internasional yang menyerukan penghentian kekerasan. Laporan terbaru menunjukkan bahwa lebih dari 239.000 warga Palestina tewas dan terluka dalam rentang dua tahun tersebut. Mayoritas korban berasal dari kelompok perempuan dan anak-anak. Selain itu, lebih dari 11.000 orang dinyatakan hilang, sementara ratusan ribu penduduk terus mengalami perpindahan paksa. Situasi kelaparan yang melanda wilayah itu juga menyebabkan banyak korban, khususnya anak-anak yang menghadapi kekurangan pangan akut. Di sisi lain, penghancuran infrastruktur sipil terjadi dalam skala luas, memperburuk kondisi kehidupan dan menghambat upaya penyelamatan maupun pemulihan. Temuan kuburan massal di kompleks medis Al-Shifa menjadi salah satu elemen penting dalam memahami besarnya dampak agresi tersebut terhadap masyarakat Palestina. Proses pencarian dan pemindahan jenazah yang masih berlangsung mengindikasikan bahwa jumlah korban kemungkinan masih akan terus bertambah seiring penggalian lebih lanjut pada lokasi-lokasi pemakaman darurat di seluruh Jalur Gaza. (nun/avi)

Berita Terkait

Anak-Anak Palestina Alami Tekanan dalam Penahanan di Bawah Pendudukan
Palestina Terkini

Anak-Anak Palestina Alami Tekanan dalam Penahanan di Bawah Pendudukan

Pusat Pembelaan Tahanan Palestina menyampaikan bahwa anak-anak Palestina yang ditahan menghadapi met...

30 Jan 2026
0
Baca Selengkapnya
Serangan Tentara Pendudukan Israel Ancam Kristen Bersejarah Palestina
Palestina Terkini

Serangan Tentara Pendudukan Israel Ancam Kristen Bersejarah Palestina

Uskup Dr. Imad Haddad dari Gereja Lutheran Injili di Yordania dan Tanah Suci mengatakan komunitas me...

29 Jan 2026
0
Baca Selengkapnya
Kesaksian Pengacara Ungkap Perlakuan Keji Tentara Pendudukan terhadap Tawanan Perempuan Palestina
Palestina Terkini

Kesaksian Pengacara Ungkap Perlakuan Keji Tentara Pendudukan terhadap Tawanan Perempuan Palestina

Pengacara Hassan Abbadi menyampaikan keterangan mengenai perlakuan yang dialami seorang tawanan pere...

28 Jan 2026
0
Baca Selengkapnya