Hubungi Kami
Palestina Terkini

Operasi Militer Israel di Ramallah Ganggu Aktivitas Belajar Siswa Palestina

11 May 2026 0 Suka
Operasi Militer Israel di Ramallah Ganggu Aktivitas Belajar Siswa Palestina
Sejumlah pelajar Palestina mengalami sesak napas setelah pasukan Israel menembakkan gas air mata dalam sebuah operasi militer di wilayah Al-Mughayyir, timur Ramallah, Kamis (7/5/2026). Gas tersebut dilaporkan menyasar area Sekolah Putra Al-Mughayyir saat para siswa masih berada di dalam ruang kelas mengikuti kegiatan belajar. Kantor berita Palestina WAFA melaporkan pasukan Israel memasuki desa Al-Mughayyir pada pagi hari dan bergerak menuju area sekolah. Aparat militer kemudian menembakkan tabung gas air mata dan peluru kejut ke arah lingkungan sekitar sekolah, menyebabkan asap memenuhi sejumlah ruang kelas. Direktur Sekolah Putra Al-Mughayyir, dalam keterangannya kepada media Palestina, mengatakan para guru segera mengevakuasi siswa setelah gas mulai memasuki bangunan sekolah. “Para siswa mengalami kesulitan bernapas akibat intensitas gas air mata yang ditembakkan di sekitar sekolah,” ujarnya. Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan tim medis memberikan penanganan di lokasi terhadap sejumlah siswa yang mengalami sesak napas akibat inhalasi gas air mata. Tidak ada laporan korban luka tembak dalam insiden tersebut, namun beberapa siswa disebut mengalami kepanikan saat proses evakuasi berlangsung. Media lokal Palestina melaporkan operasi militer Israel di Al-Mughayyir berlangsung selama beberapa jam dengan patroli bersenjata ditempatkan di sejumlah ruas jalan desa. Aktivitas belajar di sekolah sempat dihentikan sementara setelah kondisi di sekitar bangunan dinilai tidak aman bagi para siswa dan tenaga pengajar. Kementerian Pendidikan Palestina mengecam penembakan gas air mata ke area sekolah dan menyebut tindakan tersebut mengganggu hak pendidikan anak-anak Palestina. Dalam pernyataannya, kementerian menegaskan, “Penargetan sekolah dan teror terhadap siswa merupakan pelanggaran terhadap hak anak untuk memperoleh pendidikan yang aman.” Data terbaru Kementerian Pendidikan Palestina menunjukkan puluhan sekolah di Tepi Barat mengalami gangguan aktivitas belajar sepanjang 2026 akibat operasi militer dan penutupan akses oleh pasukan Israel. Laporan tersebut mencatat sejumlah sekolah di Ramallah, Nablus, dan Hebron terdampak langsung oleh penembakan gas air mata serta patroli militer di sekitar lingkungan pendidikan. (nun/avi)

Berita Terkait

Serangan Brutal di Qalandiya Terjadi di Tengah Ekspansi Permukiman Israel
Palestina Terkini

Serangan Brutal di Qalandiya Terjadi di Tengah Ekspansi Permukiman Israel

Sejak memperoleh kewenangan atas urusan sipil di Tepi Barat yang diduduki, Menteri Keuangan Israel B...

07 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya
Pemerintah Yerusalem Cemaskan Pembersihan Lahan di Kota Jaba' sebagai Proyek Kolonial
Palestina Terkini

Pemerintah Yerusalem Cemaskan Pembersihan Lahan di Kota Jaba' sebagai Proyek Kolonial

Pemerintah Provinsi Yerusalem menyatakan bahwa perintah otoritas Israel pada Kamis (6/8/2026) untuk ...

06 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya
Serangan di Desa Far'ata Meluas, Petani Palestina Terancam Kehilangan Akses ke Lahan Penghidupan
Palestina Terkini

Serangan di Desa Far'ata Meluas, Petani Palestina Terancam Kehilangan Akses ke Lahan Penghidupan

Serangan-serangan yang dilancarkan pemukim ilegal dibantu tentara pendudukan di Desa Far'ata, sebela...

05 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya