Hubungi Kami
Palestina Terkini

Netanyahu Instruksikan Militer Israel Perluas Penguasaan Wilayah Gaza

28 May 2026 0 Suka
Netanyahu Instruksikan Militer Israel Perluas Penguasaan Wilayah Gaza
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengarahkan militer Israel untuk memperluas penguasaan wilayah di Jalur Gaza dalam rangka operasi yang terus berlangsung di wilayah tersebut. Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya operasi darat Israel dan bertambahnya tekanan internasional terkait situasi kemanusiaan di Gaza. Dalam konferensi di Tepi Barat pada Kamis (28/5/2026), Netanyahu mengatakan pasukan Israel saat ini telah mengendalikan sekitar 60 persen wilayah Gaza dan akan terus bergerak maju untuk menjepit kelompok perlawanan rakyat Palestina dari seluruh arah. Netanyahu mengatakan pasukan Israel akan terus memperluas kendali atas wilayah Gaza. “Kami akan menguasai lebih banyak wilayah, dan kami akan terus bertindak sampai tujuan operasi tercapai,” katanya. Pernyataan tersebut disampaikan setelah militer Israel mengumumkan perluasan aktivitas tempur di sejumlah wilayah Gaza. Menurut laporan media internasional dan sumber militer Israel, pasukan Israel telah memperluas zona yang berada di bawah kendali militernya selama beberapa bulan terakhir. Sejumlah laporan menyebut area yang berada di bawah pengawasan atau kontrol operasional militer Israel telah mencakup sebagian besar wilayah Jalur Gaza, termasuk koridor strategis yang membelah wilayah tersebut menjadi beberapa bagian. Juru bicara militer Israel menyatakan operasi darat diperluas dengan tujuan menekan kemampuan kelompok perlawanan rakyat Palestina. Dalam perkembangan terbaru, militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi baru bagi penduduk di sejumlah kawasan Gaza utara dan tengah sebelum operasi militer dilaksanakan. Langkah tersebut menyebabkan perpindahan penduduk dalam jumlah besar ke wilayah yang dianggap lebih aman. Sementara itu, data dari United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs menunjukkan sebagian besar penduduk Gaza telah mengalami perpindahan tempat tinggal setidaknya satu kali sejak konflik meningkat. OCHA melaporkan bahwa jutaan warga menghadapi keterbatasan akses terhadap pangan, air bersih, layanan kesehatan, dan tempat tinggal yang layak. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres sebelumnya menyampaikan keprihatinan atas meluasnya operasi militer di Gaza. Dalam salah satu pernyataannya, ia mengatakan, “Warga sipil harus dilindungi dan bantuan kemanusiaan harus dapat menjangkau mereka yang membutuhkan.” Di tengah perkembangan tersebut, berbagai organisasi kemanusiaan internasional terus memperingatkan memburuknya kondisi di Gaza. World Food Programme dan World Health Organization melaporkan bahwa gangguan distribusi bantuan, kerusakan infrastruktur, serta keterbatasan layanan kesehatan masih menjadi tantangan utama bagi penduduk sipil. Meski sudah ada pengumuman gencatan senjata, perkembangan terbaru menunjukkan operasi militer tentara pendudukan di Gaza masih berlangsung. Sejumlah negara dan lembaga internasional terus menyerukan penghormatan terhadap hukum humaniter internasional serta perlindungan terhadap warga sipil yang terdampak konflik. (nun/avi)

Berita Terkait

Serangan Brutal di Qalandiya Terjadi di Tengah Ekspansi Permukiman Israel
Palestina Terkini

Serangan Brutal di Qalandiya Terjadi di Tengah Ekspansi Permukiman Israel

Sejak memperoleh kewenangan atas urusan sipil di Tepi Barat yang diduduki, Menteri Keuangan Israel B...

07 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya
Pemerintah Yerusalem Cemaskan Pembersihan Lahan di Kota Jaba' sebagai Proyek Kolonial
Palestina Terkini

Pemerintah Yerusalem Cemaskan Pembersihan Lahan di Kota Jaba' sebagai Proyek Kolonial

Pemerintah Provinsi Yerusalem menyatakan bahwa perintah otoritas Israel pada Kamis (6/8/2026) untuk ...

06 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya
Serangan di Desa Far'ata Meluas, Petani Palestina Terancam Kehilangan Akses ke Lahan Penghidupan
Palestina Terkini

Serangan di Desa Far'ata Meluas, Petani Palestina Terancam Kehilangan Akses ke Lahan Penghidupan

Serangan-serangan yang dilancarkan pemukim ilegal dibantu tentara pendudukan di Desa Far'ata, sebela...

05 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya