Hubungi Kami
Palestina Terkini

Laporan Terbaru Utusan Khusus PBB Ungkap Penyiksaan Sistematis terhadap Tahanan Palestina

18 May 2026 0 Suka
Laporan Terbaru Utusan Khusus PBB Ungkap Penyiksaan Sistematis terhadap Tahanan Palestina
Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk wilayah Palestina, Francesca Albanese, melaporkan bahwa Israel diduga menggunakan penyiksaan secara sistematis terhadap tahanan Palestina di berbagai pusat penahanan serta terhadap penduduk sipil Palestina secara lebih luas. Pernyataan tersebut dimuat dalam laporan investigasi surat kabar The New York Times yang ditulis jurnalis Nicholas Kristof. Dalam laporan yang dipublikasikan The New York Times, Albanese menyatakan terdapat pola perlakuan keras terhadap tahanan Palestina yang ditahan setelah operasi militer Israel di Gaza dan Tepi Barat. Ia mengatakan sejumlah kesaksian yang dikumpulkan menunjukkan adanya pemukulan, penghinaan, penelanjangan paksa, pengekangan dalam waktu lama, serta penahanan tanpa akses memadai terhadap layanan kesehatan dan bantuan hukum. Francesca Albanese dalam keterangannya menyebut, “Apa yang kami lihat bukan tindakan terisolasi, melainkan pola perlakuan yang meluas dan sistematis terhadap warga Palestina dalam tahanan.” Pernyataan itu dikutip dalam laporan investigasi Nicholas Kristof yang menyoroti kondisi sejumlah pusat penahanan Israel. Laporan tersebut juga mengutip kesaksian mantan tahanan Palestina yang menggambarkan kondisi penahanan yang padat, pembatasan makanan, serta dugaan kekerasan fisik selama proses interogasi. Beberapa keluarga tahanan Palestina menyatakan mereka kesulitan memperoleh informasi mengenai kondisi kerabat mereka setelah penangkapan berlangsung. Kantor Komisaris Tinggi HAM PBB sebelumnya menyampaikan keprihatinan terhadap meningkatnya laporan dugaan penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi terhadap tahanan Palestina sejak eskalasi konflik di Gaza. Dalam laporan terbarunya, badan PBB itu menyerukan akses independen bagi pemantau internasional ke fasilitas penahanan Israel. Sementara itu, organisasi hak asasi manusia Amnesty International dan Human Rights Watch dalam laporan terpisah selama 2025–2026 juga mendokumentasikan dugaan pemukulan, penahanan tanpa proses hukum yang jelas, serta pembatasan akses medis terhadap tahanan Palestina di sejumlah fasilitas penahanan Israel. Pemerintah Israel sebelumnya membantah tuduhan penyiksaan sistematis terhadap tahanan Palestina dan menyatakan seluruh proses penahanan dilakukan sesuai hukum Israel serta berada di bawah pengawasan lembaga terkait. Namun berbagai organisasi internasional terus meminta penyelidikan independen atas laporan dugaan pelanggaran terhadap tahanan dan warga sipil Palestina di wilayah pendudukan. (nun/avi)

Berita Terkait

Serangan Brutal di Qalandiya Terjadi di Tengah Ekspansi Permukiman Israel
Palestina Terkini

Serangan Brutal di Qalandiya Terjadi di Tengah Ekspansi Permukiman Israel

Sejak memperoleh kewenangan atas urusan sipil di Tepi Barat yang diduduki, Menteri Keuangan Israel B...

07 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya
Pemerintah Yerusalem Cemaskan Pembersihan Lahan di Kota Jaba' sebagai Proyek Kolonial
Palestina Terkini

Pemerintah Yerusalem Cemaskan Pembersihan Lahan di Kota Jaba' sebagai Proyek Kolonial

Pemerintah Provinsi Yerusalem menyatakan bahwa perintah otoritas Israel pada Kamis (6/8/2026) untuk ...

06 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya
Serangan di Desa Far'ata Meluas, Petani Palestina Terancam Kehilangan Akses ke Lahan Penghidupan
Palestina Terkini

Serangan di Desa Far'ata Meluas, Petani Palestina Terancam Kehilangan Akses ke Lahan Penghidupan

Serangan-serangan yang dilancarkan pemukim ilegal dibantu tentara pendudukan di Desa Far'ata, sebela...

05 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya