Hubungi Kami
Palestina Terkini

Kritik Global terhadap Visi Rekonstruksi Gaza ala Trump yang Dipresentasikan di Davos

26 Jan 2026 0 Suka
Kritik Global terhadap Visi Rekonstruksi Gaza ala Trump yang Dipresentasikan di Davos
Susan Abulhawa, penulis Palestina-Amerika, menyampaikan bahwa proposal pembangunan kembali Gaza berpotensi menghapus karakter asli wilayah tersebut dan mengubah penduduknya menjadi tenaga kerja murah bagi kawasan industri dan pariwisata. Ia menyatakan bahwa tradisi serta tatanan sosial masyarakat Gaza terancam lenyap apabila rencana tersebut dijalankan, seraya menegaskan bahwa proposal itu dapat menghilangkan identitas sosial yang telah lama terbentuk. Pernyataan tersebut muncul setelah Jared Kushner memaparkan visinya tentang “Gaza Baru” dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, pada Kamis (22/1/2026). Dalam forum yang sama, Kushner turut hadir pada penandatanganan piagam pembentukan Board of Peace yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Rencana tersebut menampilkan konsep pembangunan ulang Gaza melalui menara hunian, pusat data, dan resor tepi laut, yang diklaim sebagai bagian dari dorongan menuju stabilitas pascaperang. Kushner, yang merupakan penasihat sekaligus menantu Presiden Trump, menyatakan bahwa inisiatif tersebut akan berlandaskan prinsip ekonomi pasar bebas. Ia menggambarkan tingkat kehancuran Gaza akibat konflik berkepanjangan, termasuk penggunaan puluhan ribu ton amunisi, jutaan ton puing, serta korban jiwa dalam jumlah besar. Presentasi tersebut memicu reaksi luas di media sosial dan kalangan internasional. Sejumlah tokoh politik, pakar hukum, akademisi, aktivis, serta jurnalis menyampaikan kekhawatiran bahwa rencana itu berpotensi memisahkan Gaza dari identitas budaya Arabnya dan membentuk ulang wilayah tersebut melalui pendekatan pembangunan berskala besar. Beberapa kritik membandingkan proposal tersebut dengan proyek infrastruktur ambisius lain di kawasan Timur Tengah yang dinilai tidak realistis. Diplomat Mohamad Safa menuliskan bahwa Gaza seolah “dijual” dalam forum internasional tersebut. Kritik juga menyoroti kemungkinan dampak sosial dan ekonomi, termasuk risiko eksploitasi penduduk lokal serta perubahan struktur kepemilikan tanah. Pengumuman resmi piagam Board of Peace oleh Presiden Trump di Davos menandai keterkaitan langsung antara inisiatif kelembagaan tersebut dan visi pembangunan Gaza pascaperang yang terus menjadi bahan perdebatan global. Dalam forum yang sama, Jared Kushner juga mengumumkan rencana penyelenggaraan sebuah konferensi investasi khusus Gaza yang dijadwalkan berlangsung di Washington dalam beberapa pekan ke depan. Agenda tersebut disebut sebagai bagian lanjutan dari upaya penggalangan dukungan ekonomi internasional bagi rencana pembangunan Gaza pascaperang yang ia promosikan di Davos. Adapun Board of Peace yang digagas Presiden Donald Trump dirancang sebagai forum permanen yang melibatkan sejumlah pemimpin dunia dan tokoh bisnis global. Menurut keterangan resmi, keanggotaan dewan tersebut mencakup pemimpin Mesir, Israel, dan Turkiye, serta sejumlah figur ekonomi internasional. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Rusia Vladimir Putin juga tercantum sebagai pihak yang diundang. Namun, tidak terdapat perwakilan Palestina dalam daftar anggota maupun undangan dewan tersebut. Dewan ini direncanakan berada di bawah kepemimpinan seumur hidup Donald Trump, dengan ketentuan iuran keanggotaan tetap sebesar 1 miliar dolar AS bagi setiap negara peserta. Undangan keanggotaan dilaporkan telah dikirimkan kepada sekitar 50 negara. Meski demikian, sejumlah negara menyatakan penolakan atau menyampaikan keberatan atas format dan komposisi dewan tersebut. Prancis, Norwegia, Ukraina, dan Inggris termasuk di antara negara-negara yang menyuarakan keberatan, khususnya terkait kehadiran Rusia dalam forum tersebut. (nun/avi)

Berita Terkait

Serangan Brutal di Qalandiya Terjadi di Tengah Ekspansi Permukiman Israel
Palestina Terkini

Serangan Brutal di Qalandiya Terjadi di Tengah Ekspansi Permukiman Israel

Sejak memperoleh kewenangan atas urusan sipil di Tepi Barat yang diduduki, Menteri Keuangan Israel B...

07 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya
Pemerintah Yerusalem Cemaskan Pembersihan Lahan di Kota Jaba' sebagai Proyek Kolonial
Palestina Terkini

Pemerintah Yerusalem Cemaskan Pembersihan Lahan di Kota Jaba' sebagai Proyek Kolonial

Pemerintah Provinsi Yerusalem menyatakan bahwa perintah otoritas Israel pada Kamis (6/8/2026) untuk ...

06 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya
Serangan di Desa Far'ata Meluas, Petani Palestina Terancam Kehilangan Akses ke Lahan Penghidupan
Palestina Terkini

Serangan di Desa Far'ata Meluas, Petani Palestina Terancam Kehilangan Akses ke Lahan Penghidupan

Serangan-serangan yang dilancarkan pemukim ilegal dibantu tentara pendudukan di Desa Far'ata, sebela...

05 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya