Hubungi Kami
Palestina Terkini

Kehilangan Tangan Usai Melahirkan, Potret Luka Perempuan Gaza Korban Serangan Tentara Pendudukan

10 Feb 2026 0 Suka
Kehilangan Tangan Usai Melahirkan, Potret Luka Perempuan Gaza Korban Serangan Tentara Pendudukan
Jurnalis Salma Kaddoumi mendokumentasikan kesaksian seorang perempuan Palestina yang menceritakan pengalamannya menjadi korban sebuah serangan tentara pendudukan hingga menyebabkan kehilangan salah satu tangannya. Dalam rekaman video yang diunggah melalui akun Instagram miliknya, jurnalis tersebut merekam langsung penuturan korban tentang peristiwa yang mengubah hidupnya secara permanen, sekaligus menggambarkan dampak serangan terhadap warga sipil perempuan. Video tersebut diunggah melalui akun Instagram @salmakaddoumi milik Salma Kaddoumi. Berdasarkan keterangan yang menyertai unggahan itu, perempuan bernama Samah Afana mengalami serangan ketika sedang mengandung anak keduanya. Pemboman dilaporkan terjadi di dekat tempat tinggalnya, meskipun waktu pasti kejadian tidak disebutkan secara rinci dalam dokumentasi tersebut. Akibat serangan tersebut, salah satu tangan Samah Afana harus diamputasi. Selain itu, ia juga mengalami cedera pada bagian kaki yang hingga kini masih memerlukan tindakan medis lanjutan, termasuk operasi tambahan dan pemasangan pelat logam. Kondisi ini menempatkannya dalam situasi pemulihan jangka panjang dengan keterbatasan fisik yang signifikan. Dalam keterangan yang ditulis Salma Kaddoumi, dijelaskan bahwa Samah Afana menjalani kehamilan dan proses persalinan di tengah kondisi kelaparan berat serta minimnya layanan kesehatan. Setelah melahirkan, ia dihadapkan pada rasa sakit yang terus-menerus, kecacatan, serta keterbatasan fisik yang memengaruhi kemampuannya merawat anaknya sebagaimana yang diharapkan oleh banyak ibu. Saat ini, perempuan tersebut membutuhkan perjalanan ke luar wilayah tempat tinggalnya untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan, termasuk pemasangan kaki palsu. Ia merupakan seorang ibu dengan anak yang masih membutuhkan perhatian dan perawatan intensif. Keterangan dalam unggahan tersebut menegaskan bahwa akses terhadap layanan kesehatan yang memadai menjadi kebutuhan mendesak bagi keberlangsungan hidup dan pemulihan kondisi fisiknya. Dokumentasi ini menyoroti dampak serangan brutal pasukan pendudukan terhadap kehidupan individu, khususnya perempuan dan ibu, serta menggambarkan konsekuensi jangka panjang yang harus mereka hadapi setelah peristiwa kekerasan bersenjata. (nun/avi)

Berita Terkait

Serangan Brutal di Qalandiya Terjadi di Tengah Ekspansi Permukiman Israel
Palestina Terkini

Serangan Brutal di Qalandiya Terjadi di Tengah Ekspansi Permukiman Israel

Sejak memperoleh kewenangan atas urusan sipil di Tepi Barat yang diduduki, Menteri Keuangan Israel B...

07 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya
Pemerintah Yerusalem Cemaskan Pembersihan Lahan di Kota Jaba' sebagai Proyek Kolonial
Palestina Terkini

Pemerintah Yerusalem Cemaskan Pembersihan Lahan di Kota Jaba' sebagai Proyek Kolonial

Pemerintah Provinsi Yerusalem menyatakan bahwa perintah otoritas Israel pada Kamis (6/8/2026) untuk ...

06 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya
Serangan di Desa Far'ata Meluas, Petani Palestina Terancam Kehilangan Akses ke Lahan Penghidupan
Palestina Terkini

Serangan di Desa Far'ata Meluas, Petani Palestina Terancam Kehilangan Akses ke Lahan Penghidupan

Serangan-serangan yang dilancarkan pemukim ilegal dibantu tentara pendudukan di Desa Far'ata, sebela...

05 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya