Makanan Bergizi Gaza
Hubungi Kami
Palestina Terkini

Iklan Adidas Picu Kemarahan atas Kondisi Memilukan Penyandang Amputasi di Gaza

08 Sep 2026 0 Suka
Iklan Adidas Picu Kemarahan atas Kondisi Memilukan Penyandang Amputasi di Gaza

Kontroversi kampanye Adidas yang menampilkan mantan tentara Israel Shalev Biton, penyandang amputasi satu kaki, menyoroti kesenjangan kondisi yang dihadapi para penyandang amputasi di Gaza. Ketika Biton ditampilkan dalam promosi layanan “Single Shoe”, ribuan warga Palestina yang kehilangan anggota tubuh masih kesulitan memperoleh prostetik, suku cadang, dan layanan rehabilitasi dasar.

Omar Haliwa, 14 tahun, merupakan salah satu dari mereka. Ia kehilangan satu kaki setelah terkena serangan Israel ketika sedang mengambil air, sementara sejumlah kerabat yang bersamanya tewas. Upayanya memperoleh kaki prostetik yang sesuai berulang kali terkendala kekurangan bahan baku di pusat-pusat prostetik Gaza.

“Bagaimana Adidas bisa menghadirkan seorang tentara Israel dan memasukkannya ke dalam iklan, sementara kami, para korban luka akibat perang di Gaza, sangat menderita?” kata Haliwa kepada Anadolu. Ia meminta perhatian lebih besar bagi anak-anak dan kaum muda Palestina yang kehilangan anggota tubuh.

Kifah al-Fakhouri, yang kehilangan satu kaki dalam serangan Israel terhadap sebuah kafe tepi laut di Kota Gaza, juga mempertanyakan kampanye tersebut. 

Menurutnya, penyandang amputasi di Gaza menghadapi keterbatasan perawatan, peralatan, dan perlengkapan. Prostetik yang tersedia pun tidak selalu sesuai karena sebagian terlalu berat atau tidak mendukung kebutuhan aktivitas sehari-hari.

Ahmed Jawadi al-Balawi mengatakan kaki prostetiknya telah rusak dan membutuhkan perawatan serta suku cadang. “Lihatlah kami dengan belas kasih,” katanya kepada Adidas. Banyak penyandang amputasi, menurutnya, terpaksa menggunakan prostetik lama atau tidak pas dan kesulitan mendapatkan sepatu maupun perlengkapan yang sesuai.

Nabil Abdullah Mahmoud Ibrahim kehilangan satu kaki setelah serangan pesawat nirawak Israel ketika ia bermain sepak bola bersama anak-anak lain di sebuah sekolah yang menjadi tempat pengungsian di Gaza utara. “Bukankah Adidas seharusnya mendukung Gaza ketika begitu banyak orang di sini kehilangan anggota tubuh?” tanyanya.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza Munir al-Barsh memperkirakan lebih dari 8.000 warga Palestina kehilangan anggota tubuh selama perang, termasuk lebih dari 3.000 anak. Ia mengatakan Gaza memiliki tenaga terlatih untuk membuat dan memasang prostetik, tetapi pembatasan masuknya bahan baku dan perlengkapan medis menghambat layanan tersebut.

Kontroversi membesar setelah materi kampanye tersebar daring dan memicu seruan boikot. Adidas Arabia kemudian meminta maaf dan menyatakan promosi tersebut merupakan inisiatif lokal, bukan kampanye global. Perusahaan mengatakan tidak bermaksud menyinggung siapa pun dan akan terus mengevaluasi tindakannya.

Bagi penyandang amputasi di Gaza, persoalannya tidak berhenti pada kontroversi sebuah iklan. Kampanye tersebut memperlihatkan kontras antara akses terhadap layanan khusus dan kenyataan ribuan orang yang masih berjuang mendapatkan sarana dasar untuk kembali bergerak. (nun/avi)

Bantu Mereka yang Membutuhkan di Palestina

Setiap donasi Anda memberikan harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza.

Berita Terkait

Pengibaran Bendera Israel Jadi Taktik Perluasan Kehadiran di Tanah Palestina
Palestina Terkini

Pengibaran Bendera Israel Jadi Taktik Perluasan Kehadiran di Tanah Palestina

Ratusan bendera Israel kini menghiasi jalan utama yang menghubungkan Jenin dan Nablus di Tepi Barat ...

07 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Dapur Umum Jadi Andalan Pangan Warga Gaza di Tengah Keterbatasan
Palestina Terkini

Dapur Umum Jadi Andalan Pangan Warga Gaza di Tengah Keterbatasan

Bagi keluarga di Gaza yang tidak memiliki penghasilan tetap, dapur umum menjadi salah satu tumpuan u...

06 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Serangan Pemukim Ilegal Israel di Tepi Barat Semakin Menyerupai Pogrom
Palestina Terkini

Serangan Pemukim Ilegal Israel di Tepi Barat Semakin Menyerupai Pogrom

Serangan pemukim ilegal Israel terhadap rumah, bisnis, dan lahan pertanian Palestina telah berlangsu...

05 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya