Hubungi Kami
Palestina Terkini

Desa-Desa Palestina Diserang dan Dibakar oleh Kelompok Pemukim Ilegal

23 Mar 2026 0 Suka
Desa-Desa Palestina Diserang dan Dibakar oleh Kelompok Pemukim Ilegal
Pemukim ekstremis Yahudi melancarkan serangkaian serangan terhadap desa-desa Palestina di wilayah Tepi Barat, dengan laporan pembakaran rumah, kendaraan, dan lahan pertanian milik warga. Insiden tersebut dilaporkan oleh BBC pada Senin (23/3/2026) dan menjadi salah satu rangkaian kekerasan yang meningkat di wilayah pendudukan tersebut. Menurut seorang pejabat pertahanan Israel yang dikutip media lokal, lebih dari 20 serangan terjadi sepanjang malam terhadap beberapa desa Palestina. Di antara desa yang dilaporkan menjadi sasaran adalah Jalud, Qaryut, al-Funduqmiya, dan Silat al-Dhah. Serangan tersebut mencakup pembakaran bangunan dan kerusakan terhadap properti milik warga. Dalam laporan yang beredar di media sosial, terlihat puluhan orang berpakaian hitam dan sebagian mengenakan masker memasuki desa Jalud. Rekaman lain memperlihatkan kendaraan yang terbakar serta bangunan dengan jendela pecah. Palang Merah Palestina menyatakan sedikitnya tiga warga Palestina mengalami luka di kepala setelah mencoba menghadang para penyerang dan kemudian dibawa ke rumah sakit. Menurut United Nations, kekerasan oleh pemukim terhadap warga Palestina meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Data PBB menunjukkan sedikitnya enam warga Palestina tewas akibat serangan pemukim sejak awal Maret, sementara sejumlah insiden lain juga dilaporkan terjadi di berbagai wilayah Tepi Barat. Pasukan Israel Defense Forces bersama unit polisi perbatasan dikerahkan ke beberapa lokasi setelah menerima laporan mengenai pembakaran bangunan dan kerusuhan. Namun sejumlah organisasi masyarakat sipil menilai langkah pencegahan masih belum memadai. Kelompok hak asasi manusia Israel Yesh Din menggambarkan rangkaian serangan tersebut sebagai “malam pogrom”. Dalam pernyataannya, organisasi itu menulis bahwa aparat keamanan telah mengetahui potensi serangan sebelumnya namun tidak menyiapkan langkah pencegahan yang memadai. Kementerian Luar Negeri Palestina mengecam tindakan tersebut dan menyebut adanya pembakaran rumah serta serangan terhadap warga sipil selama periode perayaan Idulfitri. Media Palestina WAFA juga melaporkan kerusakan sejumlah fasilitas usaha, termasuk tempat pencucian mobil di wilayah barat laut Nablus. Uni Eropa dan Inggris sebelumnya telah menyerukan kepada Israel untuk menekan kekerasan pemukim yang meningkat di Tepi Barat. Sejak Israel menduduki wilayah tersebut pada 1967, sekitar 160 permukiman Israel dibangun di Tepi Barat dan Yerusalem Timur dengan populasi sekitar 700.000 pemukim Yahudi, yang menurut hukum internasional dianggap ilegal. (nun/avi)

Berita Terkait

Serangan Brutal di Qalandiya Terjadi di Tengah Ekspansi Permukiman Israel
Palestina Terkini

Serangan Brutal di Qalandiya Terjadi di Tengah Ekspansi Permukiman Israel

Sejak memperoleh kewenangan atas urusan sipil di Tepi Barat yang diduduki, Menteri Keuangan Israel B...

07 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya
Pemerintah Yerusalem Cemaskan Pembersihan Lahan di Kota Jaba' sebagai Proyek Kolonial
Palestina Terkini

Pemerintah Yerusalem Cemaskan Pembersihan Lahan di Kota Jaba' sebagai Proyek Kolonial

Pemerintah Provinsi Yerusalem menyatakan bahwa perintah otoritas Israel pada Kamis (6/8/2026) untuk ...

06 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya
Serangan di Desa Far'ata Meluas, Petani Palestina Terancam Kehilangan Akses ke Lahan Penghidupan
Palestina Terkini

Serangan di Desa Far'ata Meluas, Petani Palestina Terancam Kehilangan Akses ke Lahan Penghidupan

Serangan-serangan yang dilancarkan pemukim ilegal dibantu tentara pendudukan di Desa Far'ata, sebela...

05 Aug 2026
0
Baca Selengkapnya