Makanan Bergizi Gaza
Hubungi Kami
Palestina Terkini

Keluarga Palestina di Suriah Menghadapi Tekanan Musim Dingin

02 Oct 2026 0 Suka
Keluarga Palestina di Suriah Menghadapi Tekanan Musim Dingin

Musim dingin kembali menjadi ujian bagi keluarga Palestina di Suriah yang harus mengatur kebutuhan rumah tangga dengan pendapatan terbatas. Menjaga rumah tetap hangat bukan sekadar persoalan memiliki pemanas, tetapi juga kemampuan membeli bahan bakar, memperbaiki peralatan, membayar transportasi, dan memenuhi kebutuhan pokok lain secara bersamaan.

Pilihan bahan bakar pun harus disesuaikan dengan kemampuan masing-masing keluarga. Sebagian menggunakan diesel, sementara lainnya memilih kayu bakar atau kulit pistachio. 

Kementerian Energi Suriah menetapkan harga diesel standar sebesar 175 pound Suriah baru per liter. Untuk diesel yang dialokasikan bagi pemanas dan penerima yang memenuhi syarat, harganya ditetapkan 115 pound per liter.

Dengan harga tersebut, pengisian 200 liter diesel standar membutuhkan sekitar 35.000 pound Suriah baru, sedangkan diesel khusus pemanas sekitar 23.000 pound. Namun, kayu bakar juga bukan alternatif murah. 

Di Quneitra dan pedesaan barat Damaskus, harganya sekitar 50.000 pound per ton. Sementara kulit kacang di sejumlah pasar mencapai lebih dari 300 dolar per ton, belum termasuk biaya transportasi dan penyimpanan.

Beban semakin bertambah bagi keluarga yang harus memperbaiki pemanas lama atau menggantinya dengan unit baru. Di Jaramana, pedesaan Damaskus, Asmaa yang bekerja menjahit dan menafkahi tiga anaknya memilih membatasi penggunaan pemanas hanya pada malam hari. Ia juga mengumpulkan anak-anaknya di satu ruangan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar sambil menunggu kepastian mengenai jatah diesel pemanas.

Di Kamp Sabina, Abdul Aziz yang bekerja di bidang konstruksi memilih membeli kayu bakar atau kulit pistachio dalam jumlah kecil setiap menerima upah. Penghasilan yang tidak tetap membuatnya sulit membeli kebutuhan musim dingin sekaligus. Sementara di Kamp Khan Dannun, Hajj Abdul Hamid memilih memperbaiki pemanas lamanya daripada membeli unit baru yang diperkirakan membutuhkan sekitar 80 dolar.

Pilihan-pilihan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan musim dingin harus dihitung bersama kebutuhan pangan dan pengeluaran dasar lainnya. Bagi keluarga dengan pendapatan tidak tetap, kehangatan rumah bergantung pada kemampuan menyediakan biaya secara bertahap sepanjang musim.

Dalam situasi kebutuhan yang saling berimpitan, dukungan bantuan darurat dapat membantu meringankan sebagian beban keluarga rentan. Program bantuan darurat yang digulirkan Al-Quds Volunteers Indonesia (AVI) menjadi salah satu ruang partisipasi masyarakat untuk mendukung kebutuhan dasar warga Palestina yang menghadapi kondisi sulit. (nun/avi)

Bantu Mereka yang Membutuhkan di Palestina

Setiap donasi Anda memberikan harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza.

Berita Terkait

Jenderal Purn Israel Sebut Klaim Netanyahu soal “Kemenangan Total” sebagai Palsu
Palestina Terkini

Jenderal Purn Israel Sebut Klaim Netanyahu soal “Kemenangan Total” sebagai Palsu

Mantan Mayor Jenderal Israel Nitzan Alon menyebut klaim Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bahwa Isr...

03 Oct 2026
0
Baca Selengkapnya
Setahun Gencatan Senjata, Serangan Israel ke Gaza Terus Berlanjut
Palestina Terkini

Setahun Gencatan Senjata, Serangan Israel ke Gaza Terus Berlanjut

Hampir setahun setelah kesepakatan gencatan senjata diberlakukan pada 10 Oktober 2025, serangan Isra...

01 Oct 2026
0
Baca Selengkapnya
Wanita Palestina Gugur dalam Serangan Brutal Israel di Kota Gaza
Palestina Terkini

Wanita Palestina Gugur dalam Serangan Brutal Israel di Kota Gaza

Seorang wanita Palestina gugur pada Rabu (30/9/2026) setelah pesawat tempur Israel menyerang sebuah ...

30 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya