Imad Salem Zahra Jadi Contoh Anak anak Gaza Berisiko Ditembak Kapan Saja
Imad Salem Zahra, seorang anak Palestina, selamat setelah peluru penembak jitu Israel mengenai bagian kepalanya di sebelah timur kamp pengungsi Al-Bureij, Jalur Gaza tengah.
Peristiwa ini memperlihatkan risiko mematikan yang dihadapi anak-anak dan warga sipil Palestina akibat serangan bersenjata di wilayah tersebut.
Keselamatan Imad menjadi peristiwa yang luar biasa mengingat tembakan diarahkan ke bagian kepala. Ia menjadi salah satu anak yang mengalami langsung ancaman penembakan oleh penembak jitu Israel di kawasan kamp pengungsi.
BACA JUGA: Serangan Pemukim Israel Bertujuan Mengusir Warga Palestina dari Tepi Barat
Insiden tersebut kembali menyoroti bahaya yang mengancam anak-anak Palestina di Gaza. Penembakan terhadap Imad menggambarkan betapa mengerikannya ancaman yang dihadapi warga sipil, termasuk anak-anak, di tengah konflik yang belum sepenuhnya berakhir.
Data UNICEF memperlihatkan besarnya korban anak dalam periode setelah pengumuman gencatan senjata. Sebanyak 351 anak di Gaza dilaporkan tewas sejak gencatan senjata diumumkan pada 10 Oktober 2025 hingga 20 Oktober 2026.
Pengumuman gencatan senjata tidak serta-merta mengakhiri jatuhnya korban anak-anak di Gaza. Keselamatan Imad menjadi satu kisah penyintas di tengah laporan ratusan anak lainnya yang kehilangan nyawa dalam periode tersebut. (nun/avi)