AVI Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Penyintas Bencana Aceh Tamiang
12 Jan 2026
0 Suka
1 / 2
Program kemanusiaan pemulihan Sumatera kembali dijalankan oleh Al-Quds Volunteers Indonesia (AVI) melalui penyaluran bantuan air bersih bagi penyintas bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 12 Januari 2026 dan difokuskan pada dua wilayah terdampak, yakni Desa Ie Bintah dan Desa Pahlawan di Kecamatan Manyak Payed.
Program ini menjadi bagian dari respon darurat atas krisis air bersih yang dialami warga pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh.
Berdasarkan laporan resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana, sejumlah wilayah Aceh dalam beberapa bulan terakhir mengalami banjir akibat curah hujan tinggi dan meluapnya sungai, yang berdampak pada rusaknya sumber air bersih masyarakat. Kondisi tersebut menyebabkan warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, terutama untuk konsumsi, sanitasi, dan keperluan rumah tangga.
Melalui program Penyaluran Air Bersih untuk Penyintas Aceh Tamiang, AVI mengerahkan satu unit truk tangki berisi 5.000 liter air bersih. Bantuan ini didistribusikan kepada 337 jiwa penerima manfaat. Proses penyaluran dimulai pada pukul 10.30 WIB, dengan armada air bersih diberangkatkan dari Kota Langsa menuju Aceh Tamiang.
Setibanya di lokasi, warga Desa Ie Bintah telah menyiapkan berbagai wadah yang dimiliki untuk menampung air bersih tersebut. Pada hari pertama, lebih dari 300 warga menerima manfaat langsung dari distribusi di titik awal penyaluran.
Wakil Direktur Utama AVI Rahma Hidayani menegaskan bahwa akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan paling mendesak dalam situasi pascabencana.
“Air bersih adalah fondasi kehidupan. Dalam kondisi bencana, pemenuhannya tidak hanya soal kesehatan fisik, tetapi juga menjaga martabat dan ketahanan warga. AVI berupaya hadir menjawab kebutuhan paling dasar itu,” ujar Rahma Hidayani.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara relawan, masyarakat lokal, dan para donatur menjadi kunci keberhasilan program ini. “Dukungan banyak pihak memungkinkan bantuan sampai tepat waktu dan tepat sasaran,” katanya.
Program penyaluran air bersih ini diharapkan dapat membantu warga Aceh Tamiang bertahan di masa darurat sekaligus menjadi bagian dari upaya pemulihan berkelanjutan. (nun/avi)